Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017
Jumat, 28 Agustus 2020 07:00 WIB
Bupati Anambas Buka Pelatihan Wisata Diving dan Snorkeling di Desa Belibak
<p style="text-align: justify;"><strong>BATAMTODAY.COM, Anambas</strong> - Bupati Kabupaten Kepulauan Anambas, Abdul Haris membuka secara resmi acara pelatihan pemandu wisata Diving dan Snorkeling di Desa Belibak, Kecamatan Palmatak, tepatnya di Pulau Pangeran, Senin (24/8/2020).</p> <p style="text-align: justify;">Abdul Haris mengatakan, saat ini sektor pariwisata sangat berdampak akibat pandemi Covid-19, namun Anambas sampai saat ini masih Zona Hijau, maka dari itu harus terus berbenah untuk kemajuan pariwisata ke depannya. Kepri adalah nomor 3 setelah dari Bali dan Jogjakarta terkait kunjungan wisata mancanegara.</p> <p style="text-align: justify;">Setiap tahun kunjungan wisatawan mancanegara ke Anambas terus membaik atau meningkat. Sebab, aksesibilitas untuk ke Anambas semakin mudah, baik itu transformasi melalui udara dan laut.</p> <p style="text-align: justify;">Untuk amenitas, lanjutnya, Anambas sudah memiliki sejumlah hotel dan resort yang bertaraf nasional. Untuk itu, semua elemen masyarakat harus bersatu memajukan Anambas dengan melalui promosi sehingga wisatawan semakin banyak berkunjung.</p> <p style="text-align: justify;">"Saya juga sudah berkoordinasi dengan pihak desa agar warganya bisa menyediakan Home Stay milik masyarakat, hal itu dilakukan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat," ucapnya.</p> <p style="text-align: justify;">"Dengan adanya pelatihan Diving dan Snorkeling semoga bisa menjadi pemandu wisata yang handal serta menjadi pemandu yang profesional, kemudian saya berharap kepada para instruktur agar memberikan semua ilmunya kepada para peserta pelatihan Diving dan Snorkeling," imbuhnya.</p> <p style="text-align: justify;">Sementara itu, Haris berpesan, agar 120 titik terumbu karang yang sudah ditentukan pemerintah bisa dijaga oleh pemandu wisata baik yang Diving maupun yang snorkeling. Kalau bisa ditambah, bisa jadi dengan adanya pemandu wisata yang mengikuti pelatihan ini bisa membuat parawisata Anambas maju.</p> <p style="text-align: justify;">Abdi Natigor Simatupang, Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Pramuwisata Indonesia (HPI) Kepri dalam sambutannya mengatakan, dirinya melakukan misi pelestarian serta peningkatan pariwisata di Kepri. HPI sebenarnya adalah profesi terbentuk sudah cukup lama, supaya para turis datang dengan nyaman ketika didampingi oleh Pramuwisata yang ada di Indonesia.</p> <p style="text-align: justify;">"HPI terus berkreasi untuk memajukan pariwisata di Indonesia, mari kita majukan Anambas lewat HPI Kepri, kita sudah bentuk DPC HPI Anambas, saya berharap bagai mana potensi alam wisata Anambas bisa di munculkan ke dunia, sehingga bisa menghasilkan nilai ekonomi bagi masyarakat," ucapnya.</p> <p style="text-align: justify;">Dr Masykur, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kepulauan Anambas yang diwakili oleh Samad selaku Kepala Bidang (Kabid) Kebudayaan di Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kepulauan Anambas dalam sambutannya mengatakan, dirinya mengucapkan selamat kepada para peserta pelatihan Bidang Pariwisata yang terdiri dari Pelatihan Pemandu Wisata (Diving) dan Pelatihan Pemandu Wisata (Snorkeling) yang berjumlah 80 peserta 40 Diving, dan 20 Snorkeling kemudian ada beberapa kegiatan pelatihan tatakelola kepariwisataan dikegiatan berikutnya sebanyak 20 peserta.</p> <p style="text-align: justify;">Kegiatan tersebut dilakukan untuk mendorong bidang kepariwisataan berdampak atas peningkatan ekonomi kerakyatan terkhusus masyarakat lokal yang memiliki peluang investasi dan peluang pengembangan pesona destinasi yang ada di Anambas. "Untuk anggaran kita dibantu oleh Pemerintah Pusat melalui anggaran (APBN), baik kegiatan fisik maupun kegiatan non fisik yang nantinya tertuang dalam anggaran APBD Anambas atau bisa dikenal anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) non fisik tahun 2020," jelasnya.</p> <p style="text-align: justify;">"Kami dari Dinas Pariwisata Kepulauan Anambas mendorong dan terus menerobos peluang anggaran ke Pemerintah Pusat. Hal tersebut dilakukan karena minimnya anggaran daerah," sambungnya.</p> <p style="text-align: justify;">Untuk peserta pelatihan berasal dari perwakilan desa wisata yang ada di Anambas, dan kegiatan ini berada di dua lokasi, yang Diving dilakukan di Kusuma Resort, sementara untuk Snorkeling dilakukan di Desa Belibak Pulau Pangeran. Untuk Instrukturnya didatangkan dari Lembaga Sertifikasi Segara Dive yaitu Scuba School International ( SSI) untuk Pelatihan Diving, sementara untuk pelatihan Snorkeling Nya kita datangkan dari Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI).</p>










