Logo

Cari berita

Cari artikel terbit. Mulai mengetik minimal dua karakter.

18 WNI Dipulangkan dari Nepal, Pemerintah Pastikan Keamanan hingga Tiba di Tanah Air

Oleh: Admin • Dibaca: 0 kali

Jumat, 12 September 2025 13:48 WIB
Proses pemulangan WNI rombongan pertama dari Tribhuvan International Airport-Nepal ke Tanah Air. (Kemlu)
Proses pemulangan WNI rombongan pertama dari Tribhuvan International Airport-Nepal ke Tanah Air. (Kemlu)

BATAMTODAY.COM, Jakarta - Sebanyak 18 Warga Negara Indonesia (WNI) berhasil dipulangkan dari Kathmandu, Nepal, menyusul situasi politik yang memanas. Tim Perlindungan WNI Pemerintah RI mendampingi kepulangan rombongan pertama dari Tribhuvan International Airport.

Rombongan tersebut direncanakan tiba di Tanah Air pada Jumat (12/9/2025) melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Mereka terdiri dari delegasi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Kementerian Kesehatan, GIZ Indonesia, Asosiasi Hydro, akademisi Universitas Indonesia, serta sejumlah wisatawan.

Sebagian besar dari mereka berada di Kathmandu dalam rangka pelaksanaan kerja sama energi baru terbarukan antara Indonesia, Nepal, dan Jerman dalam program The 3rd Exchange of the Renewable Energy Mini-Grids in South-South and Triangular Cooperation (ENTRI) yang berlangsung pada 8-12 September 2025.

"Tim Perlindungan WNI terus memastikan seluruh proses pemulangan berjalan aman hingga rombongan tiba di Tanah Air," tulis Kemlu, dalam laman resminya, Kamis (11/9/2025).

Berdasarkan data lapangan, tercatat sebanyak 78 WNI berada di Nepal saat krisis politik terjadi. Mayoritas berada di Kathmandu, sementara sebagian lainnya tersebar di Pokhara dan Lumbini.

Tim Perlindungan WNI dari Kementerian Luar Negeri bersama KBRI Dhaka memastikan akan tetap berada di Nepal untuk memantau perkembangan situasi sekaligus mengawal proses pemulangan seluruh WNI. "Prioritas utama pemerintah adalah keselamatan seluruh WNI di Nepal. Kami akan terus berkoordinasi hingga semua kembali dengan selamat."

Editor: Gokli

Bagikan:

Berita Lainnya

Belum ada berita lain untuk ditampilkan.

Berita Terbaru

Berita tidak ditemukan