Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017
AJI Batam Gelar Uji Kompetensi Jurnalis, Fokuskan Etika dan Keterampilan Jurnalistik
Oleh: Admin • Dibaca: 0 kali
Senin, 22 Desember 2025 12:08 WIB
BATAMTODAY.COM, Batam - Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Batam menyelenggarakan Uji Kompetensi Jurnalis (UKJ) selama dua hari, Sabtu-Minggu (20-21/12/2025), di Hotel PIH Batam. Pada hari pertama pelaksanaan, pengujian difokuskan pada penguatan keterampilan jurnalistik, etika profesi, serta wawasan jurnalis.
UKJ tersebut diikuti oleh 19 jurnalis dari tiga jenjang kompetensi, yakni empat peserta jenjang muda, tujuh jenjang madya, dan delapan peserta jenjang utama. Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen AJI Batam dalam mendorong peningkatan profesionalisme dan standar kerja jurnalis.
AJI Indonesia menugaskan empat penguji, yaitu Ichwan Prasetyo, M Ramond Eka Putra Usman, Winahyu Dwi Utami, dan Slamet Widodo, serta satu penguji magang, Sunudyantoro. Dua penguji, yakni Ramond Eka Putra Usman dan Winahyu Dwi Utami, mengikuti proses pengujian secara daring. Pelaksanaan UKJ dilakukan secara hybrid dengan memanfaatkan sistem Learning Management System (LMS).
Ketua Badan Penguji UKJ AJI Indonesia, Ichwan Prasetyo, menyampaikan bahwa materi UKJ dirancang untuk mengukur tiga aspek utama kompetensi jurnalis. "Materi ujian mencakup keterampilan jurnalistik, wawasan jurnalisme termasuk pemahaman dan pengamalan kode etik, serta pengetahuan umum yang harus dimiliki jurnalis," ujar Ichwan saat membuka kegiatan.
Ia menegaskan bahwa setiap peserta wajib memenuhi standar kelulusan minimal pada seluruh materi uji. "Seluruh aspek memiliki standar kelulusan minimal yang sama, yakni nilai 70. Tidak ada toleransi apabila salah satu aspek tidak terpenuhi," tegasnya.
Menurut Ichwan, UKJ bersifat unjuk kerja yang menilai praktik jurnalistik sehari-hari. "UKJ ini mengukur bagaimana jurnalis bekerja dalam praktik. Jika selama ini bekerja sesuai prinsip jurnalistik, peserta seharusnya dapat mengikuti ujian dengan baik," katanya.
Materi pengujian hari pertama meliputi sejarah dan perkembangan media massa, hukum pers, kode etik dan kode perilaku jurnalis, serta pemahaman teori jurnalistik terkait fakta, opini, dan hoaks. Peserta juga diuji mengenai ragam dan nilai berita, penggunaan bahasa jurnalistik yang tepat, serta praktik wawancara dan penulisan laporan.
Pada sesi praktik wawancara, AJI Batam menghadirkan Ketua Jaringan Save Migrant, Pdt Musa Mau, serta Direktur Lembaga Studi Bantuan Hukum (LSBH) Masyarakat Kepulauan, Nofitra Putri Manik, sebagai narasumber.
UKJ AJI Batam akan dilanjutkan pada hari kedua dengan materi pengujian lanjutan yang disesuaikan dengan jenjang kompetensi masing-masing peserta.
Editor: Gokli
Berita Lainnya
Berita Terbaru
Berita tidak ditemukan
