Logo

Cari berita

Cari artikel terbit. Mulai mengetik minimal dua karakter.

Arus Penumpang Nataru 2025-2026 di Pelabuhan Telaga Punggur Batam Turun Signifikan

Oleh: Admin • Dibaca: 0 kali

Rabu, 24 Desember 2025 16:28 WIB
Suasana Pelabuhan Roro Telaga Punggur, Kota Batam, Rabu (24/12/2025). (Foto: Aldy)
Suasana Pelabuhan Roro Telaga Punggur, Kota Batam, Rabu (24/12/2025). (Foto: Aldy)

BATAMTODAY.COM, Batam - Arus penumpang dan kendaraan di Pelabuhan Telaga Punggur, Kota Batam, selama periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026 tercatat mengalami penurunan cukup tajam dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

General Manager ASDP Pelabuhan Telaga Punggur, Andri Setiawan, mengungkapkan berdasarkan data Posko Terpadu yang dihimpun bersama para pemangku kepentingan, hampir seluruh kategori pengguna jasa mengalami penurunan, terutama penumpang pejalan kaki.

"Pada H-2, jumlah penumpang pejalan kaki menurun hingga 55 persen dibandingkan tahun lalu. Sementara kendaraan roda dua turun 11 persen, kendaraan pribadi berkurang 30 persen, dan kendaraan truk mengalami penurunan paling signifikan yakni mencapai 53 persen," ujar Andri saat ditemui di Posko Terpadu Pelabuhan Telaga Punggur, Rabu (24/12/2025).

Ia menjelaskan, tren penurunan arus penumpang dan kendaraan tersebut terjadi sejak periode H-10 hingga H-2 Nataru. Meski demikian, pihak ASDP memastikan kesiapan pelayanan penyeberangan tetap berjalan optimal guna mengantisipasi potensi lonjakan sewaktu-waktu.

Menurut Andri, ASDP telah menyiapkan lima armada kapal, dengan empat kapal dioperasikan setiap hari dan satu kapal cadangan yang disiagakan secara bergantian. "Lintasan Punggur-Tanjunguban merupakan salah satu pantauan nasional. Karena itu, kesiapan armada tetap menjadi prioritas kami," jelasnya.

Untuk lintasan jarak jauh, ASDP memfokuskan pelayanan pada dua rute utama, yakni Punggur–Kualatungkal dan Punggur-Kempas. Namun, saat ini terdapat empat kapal yang sedang menjalani proses doking, masing-masing dua kapal pada kedua lintasan tersebut.

"Khusus lintasan Punggur–Kempas, satu kapal sedang doking sehingga sementara hanya dilayani satu kapal. Sedangkan lintasan Punggur-Kualatungkal dibantu kapal swasta agar pelayanan tetap berjalan," ungkapnya.

Selain kesiapan armada, ASDP juga menerapkan stimulus tarif dari pemerintah pusat melalui Kementerian Perhubungan Darat yang berlaku mulai 22 Desember 2025 hingga 10 Januari 2026. "Stimulus tarif ini berlaku bagi penumpang dan kendaraan penumpang, baik rute Punggur-Tanjunguban maupun sebaliknya, dengan potongan harga mulai dari 2 persen hingga 29 persen," kata Andri.

Terkait sistem tiket, Andri menegaskan pembelian tiket penyeberangan di Pelabuhan Telaga Punggur wajib dilakukan secara daring melalui aplikasi www.trip.vdg.com, yang telah diberlakukan sejak tahun lalu. "Pengguna jasa wajib memiliki tiket dan sudah terdaftar dalam manifest sebelum memasuki area pelabuhan," tegasnya.

Ia juga memastikan ketersediaan tiket hingga menjelang perayaan Tahun Baru masih mencukupi. "Hingga saat ini, kapasitas per jam masih tersedia dan belum penuh, sehingga masyarakat tetap dapat melakukan perjalanan dengan lancar," pungkas Andri.

Editor: Gokli

Bagikan:

Berita Lainnya

Belum ada berita lain untuk ditampilkan.

Berita Terbaru

Berita tidak ditemukan