Logo

Cari berita

Cari artikel terbit. Mulai mengetik minimal dua karakter.

Atasi Kebocoran, PDAM Tirta Nusa Natuna Butuh Penggantian Pipa Distribusi

Oleh: Admin • Dibaca: 0 kali

Jumat, 22 Februari 2019 16:16 WIB
Hendro, Direktur PDAM Tirta Nusa Kabupaten Natuna. (Foto: Kalit)
Hendro, Direktur PDAM Tirta Nusa Kabupaten Natuna. (Foto: Kalit)

BATAMTODAY.COM, Natuna - PDAM Tirta Nusa Kabupaten Natuna masih mengalami kendala kebocoran air bersih di Kota Ranai yang mencapai 50 persen.

Tingginya tingkat kebocoran tersebut disebabkan usia jaringan pipa yang sudah tua dan sejumlah masyarakat yang mengambil air secara ilegal tanpa menggunakan meteran air.

Hendro, Direktur PDAM Tirta Nusa Kabupaten Natuna mengatakan, untuk mengatasi kebocoran, jaringan distribusi pipa air harus diganti sesuai dengan pipa standart operasi untuk melayani 6.300.000 pelangan PDAM untuk Kota Ranai sekitarnya.

"Saat ini sekitar 50 persen tingkat kebocoran air. Seperti pipa distribusi di daerah Sebayar, pipa jaringannya sudah tua dan tidak standartnya. Bahkan pipa air tidak tertanam sehingga bila ada tertimpa pohon tumbang mengakibatkan kebocoran," ungkap Hendra di ruangan kerjanya, Jumat (22/2/2019).

Ditambahkannya, kendala lain pada jaringan pipa distribusi ke pelanggan yang tidak sesuai standart dan ketentuan.

Dengan kondisi tersebut, Hendro mengaku sudah berapa kali mengusulkan ke dinas terkait untuk penganggaran biaya pergantian pipa dan pembangunan tempat penampungan air, sehingga para pelanggan tidak mengalami krisis air bersih.

"Debit air dari Gunung Ranai masih mencukupi. Namun bak Intek di daerah Sebayar tidak optimal lagi, bak hanya bisa menampung 50 persen air. Kebocoran pada bak harus segera diperbaiki atau dibangun baru. Pipa juga sudah tua dan banyak pipa jalur cacing (pipa liar tidak sesuai SOP). Ini sudah mulai kita benahi, kalau tidak, akan sulit nanti melayani masyarakat untuk air bersihnya," terangnya.

Sementara itu, dengan melayani 6.300 pelangan air di kota Ranai, Hendro mengharapkan masyarakat bisa datang langsung menyampaikan keluhannya terkait penyaluran air bersih dan berupaya untuk mengoptimalkan pelayanan terbaik dengan keadaaan jaringan pipa yang kini sudah tua dan rentan bocor.

"Kita sadari saat ini, ada beberapa lokasi yang mengalami kesulitan air bersih karena pipa macet atau tersumbat. Kita harapkan masyarakat yang mengalami gangguan air bisa datang langsung ke kantor PDAM. Biar petugas akan segera mengatasi," tuturnya.

Editor: Yudha

Bagikan:

Berita Lainnya

Belum ada berita lain untuk ditampilkan.

Berita Terbaru

Berita tidak ditemukan