Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017
Awas, Bahaya Konsumsi Kecap Asin Berlebih
Oleh: Admin • Dibaca: 222 kali
Sabtu, 8 Juni 2013 00:00 WIB
WASHINGTON - Seorang pemuda berusia 19 tahun dilarikan ke rumah sakit
setelah mengalami hypernatremia. Gangguan tubuh karena terlalu banyak
kandungan garam dalam darah. Penyebabnya, pemuda tersebut mengkonsumsi
kecap asin berlebih.
Hal itu bermula saat pemuda tersebut ditantang rekannya meminum kecap, Ia menegak langsung hingga seperempat botol. Tak lama setelah mengonsumsi, pemuda tersebut mengalami kejang hebat. Kemudian ia dilarikan ke rumah sakit MedStar Georgetown University di Washington, D.C, Amerika Serikat.
Hypernatremia merupakan penyakit sangat berbahaya yang menyebabkan otak kehilangan kandungan air. Hal ini disebabkan karena darah yang mengandung garam akan menjadi terlalu kental, sehingga darah akan menyerap air dalam tubuh untuk kembali mengencerkan.
Dilansir Huffingtonpost, efek samping selain otak kehilangan air, organ tubuh lainnya akan mengecil dan berdarah. Hal inilah yang menyebabkan kegagalan organ hingga berujung kematian.
Dokter pun melakukan pertolongan pertama dengan memberikan pengobatan anti-kejang. Kemudian dilanjutkan dengan mengeluarkan garam dari tubuh pemuda tersebut menggunakan cairan khusus yang mengandung gula dekstrosa sebanyak 6 liter.
Beruntung pemuda ini selamat dari hypernatremia setelah mengalami koma selama 3 hari. Ia pun telah kembali ke bangku kuliah untuk melakukan ujian akhir.
Sumber: viva.co.id
Hal itu bermula saat pemuda tersebut ditantang rekannya meminum kecap, Ia menegak langsung hingga seperempat botol. Tak lama setelah mengonsumsi, pemuda tersebut mengalami kejang hebat. Kemudian ia dilarikan ke rumah sakit MedStar Georgetown University di Washington, D.C, Amerika Serikat.
Hypernatremia merupakan penyakit sangat berbahaya yang menyebabkan otak kehilangan kandungan air. Hal ini disebabkan karena darah yang mengandung garam akan menjadi terlalu kental, sehingga darah akan menyerap air dalam tubuh untuk kembali mengencerkan.
Dilansir Huffingtonpost, efek samping selain otak kehilangan air, organ tubuh lainnya akan mengecil dan berdarah. Hal inilah yang menyebabkan kegagalan organ hingga berujung kematian.
Dokter pun melakukan pertolongan pertama dengan memberikan pengobatan anti-kejang. Kemudian dilanjutkan dengan mengeluarkan garam dari tubuh pemuda tersebut menggunakan cairan khusus yang mengandung gula dekstrosa sebanyak 6 liter.
Beruntung pemuda ini selamat dari hypernatremia setelah mengalami koma selama 3 hari. Ia pun telah kembali ke bangku kuliah untuk melakukan ujian akhir.
Sumber: viva.co.id
Berita Lainnya
Berita Terbaru
Berita tidak ditemukan
