Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017
Bakamla RI Berangkatkan Kapal Pembawa Bantuan Kemanusiaan ke Aceh dari Batam
Oleh: Admin • Dibaca: 0 kali
Kamis, 11 Desember 2025 14:08 WIB
BATAMTODAY.COM, Batam - Diiringi dentuman marching band dan disaksikan para pemangku kepentingan, kapal Bakamla RI resmi bertolak dari Pelabuhan Bintang 99 Batu Ampar, Kamis (11/12/2025) sekitar pukul 10.00 WIB.
Kapal tersebut membawa puluhan ton bantuan kemanusiaan untuk korban bencana di Lhokseumawe, Aceh, sebagai wujud nyata kepedulian negara sekaligus bagian dari tugas patroli laut.
Suasana haru dan bangga mewarnai prosesi keberangkatan. Sejumlah pejabat Forkopimda Kepri dan Kota Batam turut hadir memberikan dukungan, termasuk Ketua DPRD Kepri Iman Sutiawan yang mengapresiasi langkah cepat Bakamla RI dalam menghimpun dan menyalurkan bantuan.
Deputi Operasional dan Pelatihan Bakamla RI, Laksda Bakamla Eko Wahjono, menjelaskan bahwa proses penggalangan bantuan berlangsung sangat cepat. Hanya dalam empat hari setelah imbauan disampaikan melalui media sosial, bantuan dari lembaga, organisasi, dan masyarakat mengalir deras.
"Kalau nanti sudah terkumpul hampir 70 ton, kita berangkat. Kalau masih banyak, kita siap geser lagi. Kita bantu sambil patroli," ujar Laksda Eko sesaat sebelum KN Pulau Nipah melepas tali sandar.
Ia menyebutkan bahwa bantuan yang dikirim mencakup pakaian layak pakai, mukena, sajadah, bahan makanan pokok, hingga obat-obatan yang telah dipacking rapi agar mudah disalurkan. Untuk memastikan distribusi tepat sasaran, Bakamla RI menggandeng BAZNAS sehingga penyaluran dapat berlangsung cepat tanpa birokrasi panjang.
Laksda Eko menegaskan bahwa kapal yang berangkat hari itu bukan satu-satunya. Satu kapal lain dalam keadaan siaga dan siap diberangkatkan begitu muatan bantuan memenuhi kapasitas. "Semua kebutuhan saudara-saudara kita langsung disalurkan ke BPBA di Aceh. Kami ingin bantuan ini tiba tanpa hambatan," jelasnya.
Misi Kemanusiaan dalam Tugas Patroli
KN Pulau Nipah membawa 45 personel Bakamla serta empat petugas BAZNAS untuk mengawal dan memastikan distribusi berjalan tepat. Perjalanan menuju Lhokseumawe diperkirakan memakan waktu dua hari. Sementara itu, KN Pulau Dana juga disiagakan sesuai kebutuhan.
Setelah mendistribusikan logistik, KN Pulau Nipah akan kembali ke pos dan bersiaga di Zona Barat guna melanjutkan patroli rutin sesuai mandat lembaga.
Menurut Laksda Eko, pemilihan Lhokseumawe sebagai titik distribusi merupakan langkah strategis agar bantuan lebih cepat menjangkau wilayah terdampak. "Kalau ke Medan, aksesnya jauh dan harus ditempuh lewat darat atau helikopter. Lhokseumawe lebih dekat ke titik bencana," ujarnya.
Selain dua kapal tersebut, Bakamla RI tetap membuka peluang donasi masyarakat yang dapat disalurkan melalui Kantor Zona Bakamla Barat.
Pesan kepada Personel: Utamakan Keselamatan dan Profesionalisme
Sebelum kapal bertolak, Laksda Eko memberikan arahan kepada seluruh personel agar menjalankan misi kemanusiaan dengan penuh tanggung jawab. "Utamakan keselamatan, jaga profesionalisme, dan junjung nama baik Bakamla RI. Semoga kehadiran kita dapat meringankan beban masyarakat terdampak," pesannya.
Apresiasi dari Pemerintah Daerah
Ketua DPRD Kepri, Iman Sutiawan, menyampaikan apresiasi atas respons cepat dan kepedulian Bakamla RI dalam penanganan bencana. "Ini bukti kepedulian masyarakat Kepri. Dua kapal disiapkan, satu berangkat hari ini dan satu lagi segera menyusul setelah bantuan terkumpul. Atas nama Pemerintah Provinsi Kepri, kami mengucapkan terima kasih atas solidaritas semua pihak," ujarnya.
Keberangkatan kapal Bakamla RI dari Batam kembali menegaskan bahwa solidaritas kemanusiaan tidak mengenal batas, dan negara hadir melalui aksi nyata para penjaga laut yang mengemban tugas melampaui sekadar patroli.
Editor: Gokli
Berita Lainnya
Berita Terbaru
Berita tidak ditemukan
