Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017
Bintan Sabet Penghargaan Outstanding Public Service Innovation di KIPP KemenPAN-RB
Oleh: Admin • Dibaca: 0 kali
Selasa, 16 Desember 2025 08:08 WIB
BATAMTODAY.COM, Bintan - Kabupaten Bintan kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Bupati Bintan Roby Kurniawan menerima penghargaan Outstanding Public Service Innovation (OPSI) di ajang Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) yang diselenggarakan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB).
Penghargaan tersebut diserahkan langsung Menteri PAN-RB, Rini Widyantini, kepada Bupati Bintan Roby Kurniawan di Aula KemenPAN-RB, Jakarta, Senin (15/12/2025).
KIPP merupakan bagian dari upaya pemerintah pusat dalam mendorong peningkatan kualitas layanan publik di seluruh daerah. Dalam ajang ini, Kabupaten Bintan tampil menonjol melalui inovasi Serving The Villager (STV) yang digagas Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Bintan.
Inovasi tersebut mengusung konsep pelayanan administrasi kependudukan secara jemput bola dengan semangat menjangkau yang tak terjangkau, melayani yang tak terlayani.
Bupati Roby Kurniawan menjelaskan, STV hadir sebagai jawaban atas tantangan geografis Bintan yang terdiri dari gugusan pulau. Menurutnya, pelayanan publik harus bersifat proaktif agar seluruh masyarakat memperoleh hak yang sama.
"Geografis Bintan menuntut pola pelayanan yang lebih aktif. Administrasi kependudukan adalah hak setiap warga negara, maka pemerintah yang harus mendatangi masyarakat. Melalui STV, kita benar-benar menjangkau yang sulit dijangkau dan melayani yang sebelumnya belum terlayani," ujar Roby.
Ia pun bersyukur inovasi tersebut mendapat pengakuan nasional, seraya menyampaikan apresiasi kepada Tim STV Disdukcapil Bintan yang tanpa mengenal waktu terus menyusuri wilayah pesisir hingga pulau-pulau terluar.
Bukan kali pertama STV menuai prestasi. Pada 2024 lalu, inovasi ini juga mengantarkan Bintan meraih Innovative Government Award (IGA) dari Kementerian Dalam Negeri RI. Program STV sendiri dirancang dengan pendekatan pelayanan jemput bola yang mengedepankan kesetaraan gender serta perlindungan hak perempuan, anak, dan penyandang disabilitas.
Dalam pelaksanaannya, tim Disdukcapil rutin menjangkau daerah pedalaman dan pulau-pulau dengan akses terbatas. Bahkan, petugas kerap menginap beberapa hari di pulau terluar, termasuk wilayah Kecamatan Tambelan, demi memastikan seluruh warga terdata secara resmi. Sasaran pelayanan pun mencakup rumah tahanan hingga orang dengan gangguan jiwa (ODGJ).
Layanan STV meliputi perekaman dan pencetakan KTP elektronik, Kartu Identitas Anak (KIA), Kartu Keluarga (KK), akta kelahiran dan kematian, akta perkawinan, pengesahan anak, layanan pindah-datang, hingga penyelesaian data kependudukan bermasalah.
Hingga akhir 2024, tercatat sebanyak 2.906 dokumen kependudukan telah dilayani langsung di lokasi. Program ini juga menjalin kerja sama dengan rumah sakit, rumah tahanan, dan Kantor Urusan Agama (KUA).
"Banyak masyarakat di pulau-pulau yang sehari-harinya melaut. Keterbatasan waktu dan jarak menjadi kendala utama untuk mengurus administrasi. Dari situlah STV lahir sebagai solusi," tambah Roby.
Penghargaan OPSI ini menambah deretan capaian Pemkab Bintan sepanjang 2025. Pengakuan di tingkat nasional menjadi motivasi bagi seluruh perangkat daerah, mengingat setiap OPD di Bintan diwajibkan melahirkan minimal satu inovasi sesuai tugas dan fungsinya, yang kemudian dikompetisikan melalui ajang Galanova Award setiap tahun.
Editor: Gokli
Berita Lainnya
Berita Terbaru
Berita tidak ditemukan
