Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017
Bintan Utara Darurat Banjir, Warga Kritik Penanganan Pemerintah yang Dinilai Tak Tuntas
Oleh: Admin • Dibaca: 0 kali
Sabtu, 4 Oktober 2025 09:48 WIB
BATAMTODAY.COM, Bintan - Memasuki awal musim hujan, warga di Kecamatan Bintan Utara kembali dihantui banjir tahunan. Wilayah Kelurahan Tanjunguban Selatan, mulai dari Perumahan Alamanda hingga Pasar Baru, menjadi langganan genangan akibat saluran drainase yang tersumbat.
"Kalau di seputaran Tanjunguban, masyarakat sudah hafal titik-titik mana saja yang selalu terendam banjir. Sampai sekarang belum ada solusi tuntas," ujar tokoh masyarakat Bintan Utara, Syamsudin, saat ditemui di Tanjunguban, Jumat (3/10/2025).
Menurut Syamsudin, penyebab utama banjir ialah parit yang tertimbun tanah dan tidak dibersihkan secara menyeluruh. Pemerintah kelurahan memang sempat melakukan pengerukan di depan kantor lurah, tetapi tidak dilanjutkan hingga ke saluran pembuangan utama.
Akibatnya, aliran air tetap tersumbat dan menimbulkan genangan ketika hujan deras turun. "Seharusnya sebelum musim hujan, pengerukan dilakukan dari hulu sampai hilir. Kalau hanya sebagian, percuma saja. Banjir pasti tetap terjadi," tegasnya.
Ia juga menyoroti penanganan pemerintah yang dianggap hanya sebatas bantuan darurat. "Kami tidak mau setiap banjir hanya diberi beras 5 kilogram dan minyak 1 liter. Kerugian rumah tangga jauh lebih besar dari itu. Kami butuh solusi, bukan sekadar bantuan," kata Syamsudin.
Meski sempat mengapresiasi pekerjaan pembersihan drainase di Jalan Bhakti Praja, masyarakat kecewa karena pengerjaan hanya sebagian kecil. Hal ini dikhawatirkan tetap memicu banjir pada puncak musim hujan, November hingga Maret mendatang.
Warga berharap pemerintah daerah segera menormalisasi drainase di titik rawan banjir. Jika tidak memungkinkan, mereka meminta agar pengusaha dan masyarakat setempat bergotong royong menyelesaikan masalah banjir yang sudah berlangsung bertahun-tahun tersebut.
Editor: Gokli
Berita Lainnya
Berita Terbaru
Berita tidak ditemukan
