Logo

Cari berita

Cari artikel terbit. Mulai mengetik minimal dua karakter.

BRK Syariah dan DPMK Rohil Latih 159 Desa Terapkan Transaksi Non-Tunai di Bagansiapiapi

Oleh: Admin • Dibaca: 0 kali

Kamis, 20 November 2025 11:48 WIB
BRK Syariah Cabang Bagansiapiapi bersama DPMK Kabupaten Rokan Hilir menggelar edukasi penerapan transaksi non-tunai bagi 159 kepenghuluan/desa di aula BRK Syariah Bagansiapiapi pada Rabu (19/11/2025). (Foto: Istimewa)
BRK Syariah Cabang Bagansiapiapi bersama DPMK Kabupaten Rokan Hilir menggelar edukasi penerapan transaksi non-tunai bagi 159 kepenghuluan/desa di aula BRK Syariah Bagansiapiapi pada Rabu (19/11/2025). (Foto: Istimewa)

BATAMTODAY.COM, Bagansiapiapi - PT Bank Riau Kepri (BRK) Syariah Cabang Bagansiapiapi bersama Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kepenghuluan (DPMK) Kabupaten Rokan Hilir menggelar edukasi penerapan transaksi non-tunai bagi 159 kepenghuluan/desa. Kegiatan berlangsung di aula BRK Syariah Bagansiapiapi pada Rabu (19/11/2025) dan digelar selama empat hari.

Program ini bertujuan meningkatkan akuntabilitas keuangan desa sekaligus menekan peredaran uang tunai. Pelatihan teknis berfokus pada penggunaan aplikasi Siskeudes V2.07.R2 serta optimalisasi layanan CMS BRK Syariah sebagai sistem digital untuk pengelolaan Dana Desa dan Alokasi Dana Desa (ADD).

Branch Manager BRK Syariah Bagansiapiapi, Arrizal Saputra, menegaskan bahwa seluruh desa di Rokan Hilir diharapkan segera beralih ke transaksi non-tunai demi memperkuat transparansi. "Kami berharap transaksi keuangan kepenghuluan dan desa sudah dilakukan secara non tunai. Dengan cara ini, peredaran uang tunai di masyarakat dapat diminimalisir dan transaksi dapat dilakukan secara online," ujar Arrizal.

Sekretaris Dinas DPMK Rohil, Intan, yang hadir mewakili kepala dinas, menyampaikan apresiasi kepada BRK Syariah atas terselenggaranya pelatihan tersebut. Ia berharap peserta dapat memahami dan menerapkan materi CMS serta Siskeudes dengan baik di masing-masing wilayah.

"Saya berterima kasih kepada BRK Syariah Bagansiapiapi yang telah memfasilitasi kegiatan ini. Semua perwakilan desa diharapkan mengikuti pelatihan dengan cermat agar dapat diimplementasikan di kepenghuluan masing-masing. Jika ada yang belum dipahami, silakan bertanya," kata Intan.

Editor: Gokli

Bagikan:

Berita Lainnya

Belum ada berita lain untuk ditampilkan.

Berita Terbaru

Berita tidak ditemukan