Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017
Budaya Tionghoa Dilestarikan, Spirit of Tatung 2025 Jadi Magnet Wisata Baru di Tanjungpinang
Oleh: Admin • Dibaca: 0 kali
Minggu, 16 November 2025 17:12 WIB
BATAMTODAY.COM , Tanjungpinang -Ribuan masyarakat Tanjungpinang memadati kawasan Jalan Merdeka untuk menyaksikan perhelatan Spirit of Tatung 2025, Minggu (16/11/2025) sore. Suasana kota tampak semarak dengan hadirnya para Tatung yang menampilkan ritual budaya Tionghoa yang sarat nilai sejarah dan spiritualitas.
Tatung sendiri merupakan istilah serapan dari bahasa Tionghoa yang merujuk pada seseorang yang dirasuki roh dewa atau leluhur. Dalam tradisi ini, tubuh sang Tatung menjadi perantara atau media komunikasi antara manusia dengan roh leluhur atau dewa yang diyakini hadir.
Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kepulauan Riau, Hasan, mengatakan bahwa Spirit of Tatung tahun ini merupakan rangkaian Calendar of Event Kepri 2025 yang ke-11. Ia menegaskan bahwa kegiatan tersebut menjadi ruang penting untuk memperkenalkan cagar budaya kepada generasi muda.
"Bicara budaya ini juga dapat memberikan edukasi kepada generasi muda. Event Spirit of Tatung ini perdana dilakukan, kita kumpulkan seluruh vihara untuk melestarikan budaya," ujar Hasan.
Ia juga menambahkan bahwa Spirit of Tatung akan dijadikan agenda tahunan yang dikemas lebih besar pada tahun mendatang, termasuk dengan mengundang partisipasi negara tetangga seperti Singapura dan Malaysia.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Tanjungpinang, Raja Ariza, memberikan apresiasi kepada para panitia dan tokoh muda Tionghoa yang telah menyelenggarakan acara tersebut.
"Pemerintah Kota Tanjungpinang mengapresiasi panitia kegiatan Spirit of Tatung. Kita percaya anak-anak muda kita yang tampil pada hari ini sukses mengadakan Tatung," ujarnya.
Ketua Ikatan Tionghoa Muda (ITM) Provinsi Kepri, Edyanto, mengungkapkan kegembiraannya melihat antusiasme masyarakat. Menurutnya, setelah sekian tahun, akhirnya banyak dewa dapat "dikumpulkan" kembali dalam satu acara besar.
"Kami rasa satu dewa satu berkah, hari ini ada minimal 15 berkah untuk negeri," ungkapnya.
Edyanto menjelaskan bahwa sebenarnya terdapat 26 peserta yang ingin ambil bagian dalam Spirit of Tatung. Namun, beberapa kelenteng dan vihara memilih bergabung sehingga jumlah Tatung yang tampil sekitar 14 hingga 15.
"Kita berharap tahun depan Spirit of Tatung menjadi kalender tahunan dan mendapat dukungan dari Dinas Pariwisata Provinsi Kepri," tuturnya.
Perhelatan Spirit of Tatung 2025 menjadi bukti kuatnya perhatian masyarakat terhadap keberagaman budaya di Tanjungpinang, sekaligus menjadi momentum penting bagi pelestarian tradisi Tionghoa di Kepulauan Riau.
Editor: Surya
Berita Lainnya
Berita Terbaru
Berita tidak ditemukan
