Logo

Cari berita

Cari artikel terbit. Mulai mengetik minimal dua karakter.

Buka Musrenbang Kecamatan Singkep, M Nizar: Usulan Tahun Ini Harus Tuntas di 2022

Oleh: Admin • Dibaca: 0 kali

Rabu, 3 Februari 2021 17:00 WIB
Plt Bupati Lingga, M Nizar saat membuka Musrenbang di Kecamatan Singkep, Rabu (3/2/2021). (Foto: Wandy)
Plt Bupati Lingga, M Nizar saat membuka Musrenbang di Kecamatan Singkep, Rabu (3/2/2021). (Foto: Wandy)

BATAMTODAY.COM, Lingga - Plt Bupati Lingga, M Nizar membuka kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kecamatan Singkep tahun 2021 untuk pembangunan tahun 2022.

Kegiatan Musrenbang tersebut mengusung tema 'Percepatan Pembangunan Nerkualitas Menuju Masyarakat Sejahtera Berdaya Saing dan Berbudaya' yang dilaksanakan di Gedung Nasional, Kecamatan Singkep, Rabu (3/2/2021).

Nizar mengatakan, Musrenbang yang dilaksanakan di Kecamatan Singkep ini mengacu kepada Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kabupaten Lingga 2005-2025.

"Untuk masuk ke RPJMD sempat tertunda akibat Pilkada 2020 kemarin. Jadi kita mengacu kepada RPJPD," kata Nizar.

Ia menuturkan untuk Musrenbang tingkat Kecamatan Singkep terlebih dahulu harus masuk pada Sistem Informasi Perangkat Daerah (SIPD). "Apapun bentuknya kita harus masuk dulu pada SIPD karena kita sudah mulai memakai sistem tersebut. Jadi untuk prioritas apa yang harus dilakukan harus tertuang di dalam SIPD," ujarnya.

Nizar menjelaskan, seperti halnya masalah parit dan dreanase untuk hari ini menjadi persoalan tersendiri di wilayah kecamatan Singkep, baik itu di Kelurahan Dabo dab Dabo Lama.

"Ini harus dituntaskan. Inginnya saya berdasarkan arahan itu sudah masuk di dalam SIPD termasuk juga dengan jalan lingkungan atau jalan kelurahan yang ada di Kecamatan Singkep sudah harus tuntas di 2022. Jadi tidak boleh lagi ada yang tercecer," bebernya.

Sementara itu, Camat Singkep, Agustiar menambahkan, intinya Musrenbang tingkat Kecamatan Singkep ini merekap dari usulan desa dan kelurahan sistem yang sudah terinput di SIPD. Apapun usulan dari daerah itu sudah harus conect ke pusat.

"Jadi untuk kegiatan yang tertunda di tahun 2020 yang menjadi prioritas Bupati Lingga seperti parit penanggulangan banjir dan itu harus dikejar secara bertahap. Intinya di masa periode beliau permasalahan ini harus tuntas," ungkap Agus.

Agus menjelaskan, berkaitan dengan musrenbang hari ini pihaknya tetap mengakomodir usulan-usulan walaupun adanya lima usulan prioritas di tingkat kecamatan. "Yang menjadi usulan desa kami tidak akan mengunci. Sebab sebelum kita mengunci sistem tersebut kita masih menunggu adanya usulan-usulan lain dari desa dan kelurahan," jelasnya.

Editor: Gokli

Bagikan:

Berita Lainnya

Belum ada berita lain untuk ditampilkan.

Berita Terbaru

Berita tidak ditemukan