Logo

Cari berita

Cari artikel terbit. Mulai mengetik minimal dua karakter.

Buka Musrenbang RKPD 2026, Wali Kota Tanjungpinang Ajak Satukan Visi Pembangunan

Oleh: Admin • Dibaca: 0 kali

Rabu, 11 Juni 2025 17:08 WIB
Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah buka Musrenbang RKPD 2026. (Foto: Istimewa)
Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah buka Musrenbang RKPD 2026. (Foto: Istimewa)

BATAMTODAY.COM, Tanjungpinang - Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah, secara resmi membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (Musrenbang RKPD) Tahun 2026 yang digelar di Aula Sultan Sulaiman Badrul Alamsyah, Kantor Wali Kota Tanjungpinang, Rabu (11/6/2025).

Musrenbang RKPD menjadi forum strategis tahunan yang mempertemukan pemerintah dan pemangku kepentingan untuk menyusun arah kebijakan pembangunan daerah, agar selaras dengan prioritas Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau dan Pemerintah Pusat.

"Musrenbang merupakan momentum penting bagi kita untuk bersama-sama membenahi dan merancang masa depan Kota Tanjungpinang," kata Lis dalam sambutannya.

Lis menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan sangat bergantung pada perencanaan yang matang dan sinergis. Menurutnya, Musrenbang adalah ruang untuk negosiasi, rekonsiliasi, dan harmonisasi antara pemerintah dan seluruh elemen masyarakat dalam menentukan skala prioritas pembangunan.

"Perencanaan harus mengedepankan prinsip partisipatif, transparan, demokratis, dan berintegritas," tegas Lis.

Ia juga menyampaikan ajakan untuk menjadikan Musrenbang sebagai langkah kolektif menuju kemajuan, tidak hanya dari sisi fisik, tetapi juga pembangunan karakter masyarakat. Lis menekankan pentingnya menjadikan budaya Melayu sebagai pijakan dalam membangun kota yang inklusif dan berdaya saing.

Dalam kesempatan itu, Lis mengakui sejumlah program pembangunan tahun 2025 belum berjalan maksimal akibat keterbatasan anggaran. Namun demikian, ia memastikan Pemko Tanjungpinang terus berupaya menjadikan kota ini lebih menarik bagi para investor.

Salah satu isu strategis yang disorot Lis adalah keberadaan sekitar 1.600 hektare lahan yang masih dikuasai perusahaan namun belum dimanfaatkan. Ia meminta agar Badan Pertanahan Nasional (BPN) tidak memperpanjang hak atas tanah tersebut, sehingga dapat dialihkan kepada investor yang memiliki komitmen membangun kota.

"Tentu ini adalah harapan dan cita-cita bersama menjadikan Tanjungpinang sebagai daerah yang maju dan layak sebagai pusat pemerintahan Provinsi Kepri," ujarnya.

Lis juga mengingatkan seluruh jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) hingga aparatur tingkat kelurahan untuk meninggalkan pola kerja santai dan mengadopsi etos kerja keras, cerdas, ikhlas, dan kolaboratif.

Ketua DPRD Kota Tanjungpinang, Agus Djurianto, dalam kesempatan yang sama, memaparkan pokok-pokok pikiran DPRD hasil dari kegiatan reses. Ia menyampaikan bahwa usulan masyarakat tahun 2025 didominasi oleh kebutuhan infrastruktur dasar, pendidikan, layanan kesehatan, dan penguatan ekonomi kerakyatan.

"Pokok pikiran DPRD ini kami harapkan menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan program dan kegiatan pembangunan tahun 2026," ucap Agus.

Sementara itu, Plh. Kepala Bappelitbang Kota Tanjungpinang, Surjadi, menjelaskan bahwa Musrenbang RKPD 2026 berlangsung selama tiga hari. Setelah pembukaan hari ini, diskusi teknis akan digelar pada 16 dan 17 Juni, dengan pelaksanaan secara hybrid di Kantor Bappelitbang dan Disadagin.

Sekitar 300 peserta turut ambil bagian, mewakili unsur pemerintah pusat dan daerah, DPRD, Forkopimda, pelaku usaha, akademisi, tokoh masyarakat, kelompok perempuan, penyandang disabilitas, pemuda, dan delegasi dari seluruh kecamatan.

Dalam rangkaian acara, juga diberikan penghargaan kepada kelurahan dengan pelaksanaan Musrenbang terbaik serta apresiasi kepada tokoh dan lembaga yang berkontribusi dalam pembangunan kota.

Turut hadir dalam acara tersebut, Wakil Wali Kota Tanjungpinang Raja Ariza, Asisten Administrasi Umum Pemprov Kepri Misni, unsur pimpinan Forkopimda, serta perwakilan dari Bappenas dan Kemendagri yang mengikuti secara daring.

Editor: Yudha

Bagikan:

Berita Lainnya

Belum ada berita lain untuk ditampilkan.

Berita Terbaru

Berita tidak ditemukan