Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017
Bupati Karimun Resmikan Penggunaan Pelabuhan Bongkar Muat di Pulau Buru
Oleh: Admin • Dibaca: 0 kali
Minggu, 12 Oktober 2025 14:33 WIB
BATAMTODAY. COM, Karimun - Bertepatan dengan hari Jadi Kabupaten Karimun ke- 26, Bupati Karimun Iskandarsyah meresmikan penggunaan Pelabuhan Bongkar Muat di Pulau Buru Kecamatan Buru Kabupaten Karimun , Minggu (12/10/2025).
Pelabuhan Bongkar Muat ini dibangun dengan menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) dengan nilai sebesar Rp 3,5 miliar.
Bupati Karimun, Iskandarsyah kepada wartawan mengatakan, dengan dibuka dan diresmikannya Pelabuhan Bongkar Muat Buru ini diharapkan akses keluar masuk barang akan semakin mudah untuk masyarakat yang ada di Kecamatan Buru dan sekitarnya.
Iskandarsyah menyebutkan bahwa keberadaan pelabuhan bongkar muat termasuk untuk bongkar muat logistik di suatu daerah, khususnya di wilayah kepulauan tentunya akan memberikan dampak positif untuk pertumbuhan ekonomi di daerah tersebut, selain itu manfaatnya sangat signifikan dan bersifat multidimensi, apalagi pelabuhan berfungsi sebagai pintu gerbang utama yang sangat krusial.
Ia menambahkan bahwa dengan adanya pelabuhan bongkar muat di Pulau Buru akan memberikan manfaat, baik secara ekonomi yakni memberikan manfaatnya peningkatan efisiensi jalur distribusi logistik, contohnya kapal yang membawa logistik sudah dapat langsung bongkar muatannya di pelabuhan.
''Keberadaan pelabuhan bongkar muat di Pulau Buru ini dapat memotong mata rantai distribusi yang panjang dan mahal. Karena, tidak perlu transit di pelabuhan lain terlebih dulu. Sehingga biaya logistik dapat ditekan. Manfaat lainnya, distribusi barang atau logistik yang lebih cepat dan biaya yang lebih rendah. Pasokan barang kebutuhan pokok menjadi lebih terjamin. Hal ini sangat membantu menjaga stabilitas harga dan mencegah kelangkaan, jelas Bupati Karimun.
''Saya juga berpesan agar kegiatan bongkar muat di Pulau Buru bisa meningkat. Khususnya untuk kebutuhan pangan dan kebutuhan lainnya. Soal nama pelabuhan memang belum ada. Tapi, saya sudah minta ke tokoh adat dan tokoh masyarakat di Pulau Buru untuk memberikan nama. Sehingga, dengan adanya nama akan lebih dikenal," kata Iskandarsyah.
Editor: Surya
Berita Lainnya
Berita Terbaru
Berita tidak ditemukan
