Logo

Cari berita

Cari artikel terbit. Mulai mengetik minimal dua karakter.

Bus Sekolah Gratis Bukti Keseriusan Pemko Batam Wujudkan Akses Pendidikan Merata hingga Hinterland

Oleh: Admin • Dibaca: 0 kali

Selasa, 30 Desember 2025 12:28 WIB
Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, bersama Forkopimda dalam penyerahan empat unit bus sekolah gratis yang diperuntukkan bagi pelajar hinterland di Halaman Kantor Dinas Perhubungan Kota Batam, Selasa (30/12/2025). (Foto: Aldy)
Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, bersama Forkopimda dalam penyerahan empat unit bus sekolah gratis yang diperuntukkan bagi pelajar hinterland di Halaman Kantor Dinas Perhubungan Kota Batam, Selasa (30/12/2025). (Foto: Aldy)

BATAMTODAY.COM, Batam - Pemerintah Kota Batam kembali menegaskan komitmennya dalam menghadirkan layanan publik yang merata, termasuk bagi masyarakat di wilayah pinggiran dan hinterland.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui penyerahan empat unit bus sekolah gratis yang diperuntukkan bagi pelajar hinterland, bersamaan dengan penyematan atribut kerja juru parkir, di Halaman Kantor Dinas Perhubungan Kota Batam, Selasa (30/12/2025).

Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menegaskan bahwa penyediaan bus sekolah gratis merupakan bentuk nyata perhatian dan keseriusan Pemko Batam dalam memastikan seluruh anak di Kota Batam memperoleh akses pendidikan yang setara, tanpa terkendala jarak dan sarana transportasi.

"Melalui APBD, kami dengan sungguh-sungguh menghadirkan bus sekolah gratis bagi masyarakat hinterland. Ini adalah bukti kehadiran pemerintah agar anak-anak Batam, di mana pun mereka tinggal, tetap mendapatkan akses pendidikan yang layak," ujar Amsakar.

Ia menyampaikan bahwa program bus sekolah gratis sejalan dengan misi Pemko Batam dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Selain transportasi sekolah, pemerintah daerah juga menjalankan berbagai program pendukung pendidikan, seperti seragam sekolah gratis, beasiswa siswa berprestasi, beasiswa bagi anak hinterland yang diterima di perguruan tinggi negeri, serta bantuan pendidikan bagi keluarga kurang mampu.

Menurut Amsakar, penambahan armada bus sekolah akan terus dilakukan secara bertahap sebagai bagian dari upaya mempersiapkan generasi muda Batam yang berdaya saing dan memiliki kesempatan yang setara.

Pada kesempatan yang sama, Amsakar menjelaskan bahwa peluncuran bus sekolah gratis yang melibatkan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) secara lengkap merupakan bentuk dukungan dan sinergi terhadap program strategis Pemko Batam.

Selain penyerahan bus sekolah, kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan penyematan rompi dan atribut kerja baru bagi juru parkir Kota Batam. Amsakar menekankan bahwa pembenahan sektor perparkiran menjadi bagian dari upaya mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan profesional.

"Juru parkir merupakan garda terdepan dalam mendukung pendapatan asli daerah. Pembenahan mental, integritas, dan profesionalisme harus berjalan seiring dengan penyediaan sarana kerja yang memadai," tegasnya.

Ia juga mengapresiasi kinerja Dinas Perhubungan Kota Batam yang berhasil meningkatkan pendapatan sektor parkir dari sekitar Rp 11 miliar menjadi Rp 15 miliar, atau naik lebih dari Rp 3 miliar dalam periode kepemimpinan saat ini. "Capaian ini patut diapresiasi. Potensi pendapatan parkir masih sangat besar dan bukan tidak mungkin mencapai target Rp20 miliar dengan langkah yang terukur," kata Amsakar.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kota Batam Leo Putra menjelaskan bahwa kegiatan tersebut mencakup dua agenda utama. Pertama, penyerahan atribut resmi kepada 593 juru parkir yang telah terdaftar dan terintegrasi secara resmi.

"Para juru parkir dibekali rompi, sepatu, tas pinggang, topi, dan perlengkapan lainnya. Ini menjadi langkah penting untuk menciptakan perparkiran yang tertib dan profesional," ujar Leo.

Agenda kedua adalah penyerahan empat unit bus sekolah gratis yang akan melayani wilayah hinterland, khususnya Kecamatan Galang, dengan rute Jembatan I hingga Jembatan VI, menggantikan armada lama yang sudah tidak layak beroperasi.

"Seluruh biaya operasional bus sekolah ini ditanggung oleh Pemerintah Kota Batam sebagai bentuk nyata dukungan akses transportasi bagi pelajar di wilayah hinterland," jelasnya.

Leo juga mengungkapkan bahwa hingga Desember 2025, Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor parkir telah mencapai sekitar Rp 15 miliar atau 75 persen dari target Rp 20 miliar, lebih tinggi dibandingkan capaian tahun sebelumnya. Ke depan, Dishub Batam akan memperkuat sinergi dengan aparat penegak hukum guna mengoptimalkan pendapatan dan menertibkan perparkiran.

"Dengan langkah pembenahan yang konsisten, kami optimistis target PAD parkir dapat tercapai," pungkas Leo Putra.

Editor: Gokli

Bagikan:

Berita Lainnya

Belum ada berita lain untuk ditampilkan.

Berita Terbaru

Berita tidak ditemukan