Logo

Cari berita

Cari artikel terbit. Mulai mengetik minimal dua karakter.

Cegah Panic Buying, Pemkab Karimun dan Perum Bulog Gelar Operasi Pasar Beras SPHP

Oleh: Admin • Dibaca: 0 kali

Jumat, 1 Agustus 2025 17:48 WIB
Pemkab Karimun bekerjasama dengan Perum Bulog akan menggelar operasi pasar komoditi beras. (Istimewa)
Pemkab Karimun bekerjasama dengan Perum Bulog akan menggelar operasi pasar komoditi beras. (Istimewa)

BATAMTODAY.COM, Karimun - Pemerintah Kabupaten Karimun (Pemkab) Karimun bekerjasama dengan Perum Bulog akan menggelar operasi pasar komoditi beras di Pasar Puan Maimun Karimun, Sabtu (2/8/2025) besok.

Operasi pasar bertujuan menghilangkan kekhawatiran masyarakat atas ketersediaan beras di gudang-gudang distributor yang kabarnya sudah mulai kosong. Hal ini dikhawatirkan terjadi Panic buying atau aksi borong beras secara berlebihan.

Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perdagangan dan ESDM Kabupaten Karimun, Basori menyatakan bahwa persediaan beras di Kabupaten Karimun masih cukup , sehingga masyarakat tidak perlu khawatir.

"Ketersediaan beras di Bulog juga masih dalam jumlah yang mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di Kabupaten Karimun," kata Basori, Jumat (1/8/2025).

Basori menyampaikan ketersediaan beras di Bulog dan ditambah ketersediaan beras di gudang distributor masih mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

"Untuk perdana, kita akan menggelar operasi pasar di lokasi Pasar Puan Maimun dan kemudian dilanjutkan ke kecamatan lainnya," ujarnya.

Sementara Kepala Gudang Bulog di Karimun, Imam Rokhani mengatakan, untuk tahap awal pihaknya akan menjual sebanyak 1 ton beras SPHP.

"Masyarakat yang ingin membeli beras akan dibatasi satu orang hanya boleh membeli 1- 2 karung, dimana setiap karung berisi 5 kilogram beras," ungkap Imam.

Imam juga mengimbau masyarakat untuk tidak terlalu khawatir akan kelangkaan beras karena ketersediaan beras SPHP di gudang Bulog masih ada sebanyak 400 ton.

Editor: Yudha

Bagikan:

Berita Lainnya

Belum ada berita lain untuk ditampilkan.

Berita Terbaru

Berita tidak ditemukan