Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017
Diduga Overdosis, Pria Asal Lingga Ditemukan Meninggal Dunia di Hotel Metro Tanjungpinang
Oleh: Admin • Dibaca: 0 kali
Selasa, 1 Juli 2025 20:29 WIB
BATAMTODAY.COM, Tanjungpinang - Seorang pria berusia 43 tahun ditemukan meninggal dunia di kamar Hotel Metro, Pelantar I, Kecamatan Tanjungpinang Kota, Kota Tanjungpinang, Selasa (1/7/2025) siang. Korban diketahui bernama Azman, warga Tanjung Buton, Kelurahan Mepar, Kecamatan Lingga, Kabupaten Lingga, yang berprofesi sebagai nelayan.
Penemuan jasad Azman bermula saat pengurus hotel, Siti Rohmah, hendak menanyakan perpanjangan masa inapnya sekitar pukul 12.00 WIB. Beberapa kali ia mengetuk pintu kamar 204, namun tidak mendapat jawaban. Merasa curiga, Siti akhirnya membuka paksa pintu menggunakan kunci cadangan.
"Saat pintu terbuka, saya lihat korban sudah tergeletak di tempat tidur, hanya mengenakan celana pendek hitam, tidak memakai baju, dan tubuhnya sudah membiru," ujar Siti kepada wartawan.
Seketika itu juga, pihak hotel langsung menghubungi pihak kepolisian. Sekitar pukul 13.30 WIB, Unit Reskrim Polsek Tanjungpinang Kota bersama tim identifikasi dan Sidokes Polresta Tanjungpinang tiba di lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Jenazah kemudian dievakuasi ke RSUP Raja Ahmad Tabib menggunakan ambulans untuk dilakukan pemeriksaan medis lebih lanjut.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal oleh tim identifikasi Polresta Tanjungpinang, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban. Namun, polisi menemukan sejumlah obat di lokasi, yaitu satu papan obat kuat merek Kuda Mesir (belum dikonsumsi), satu buah obat kuat merek Greeng Jos (sudah dikonsumsi), dan satu papan obat asam mefenamat sebanyak enam butir (sudah dikonsumsi).
"Diduga korban meninggal dunia akibat overdosis setelah mengonsumsi obat kuat dan asam mefenamat tersebut," ungkap salah satu petugas kepolisian di lokasi kejadian.
Selain obat-obatan, sejumlah barang milik korban juga diamankan sebagai barang bukti, di antaranya uang tunai sebesar Rp 1.877.000, satu jaket, sepasang sepatu, dan satu buah baju.
Hingga kini, jenazah masih berada di RSUP Raja Ahmad Tabib untuk dilakukan visum dan pemeriksaan lanjutan. Sementara pihak kepolisian masih mendalami kasus ini guna memastikan penyebab pasti kematian korban.
Editor: Yudha
Berita Lainnya
Berita Terbaru
Berita tidak ditemukan
