Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017
Dinas PUPR-PKP Lingga Bangun Saluran Drainase di Kampung Putus
Oleh: Admin • Dibaca: 0 kali
Selasa, 14 Agustus 2018 09:40 WIB
BATAMTODAY.COM, Daiklingga - Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Pemukiman (DPUPR-PKP) Kabupaten Lingga terus berupaya menangani persoalan banjir yang sering melanda beberapa titik di wilayah ibukota Kabupaten saat musim penghujan.
Salah satu yang dilakukan saat ini adalah membangun saluran drainase di Kampung Putus, Kelurahaan Daik.
Dinas PUPR-PKP Lingga membangun drainase di Kampung Putus karena kerap tergenang air saat hujan turun. Bahkan kadang mengakibatkan sekolah dan rumah-rumah warga tergenang hingga selutut kaki orang dewasa.
"Wilayah Kampung Putus bisa kita lihat sangat rawan terjadinya banjir. Hujan sedikit sudah tergenang air. Makanya kita bangun drainase di sini," kata Kepala Dinas PUPR-PKP Lingga melalui Kabid Sumber Daya Air (SDA) nya, Syarifuddin kepada BATAMTODAY.COM, Senin (13/8/2018).
Kemudian, selain membangun drainase, Dinas PUPR-PKP Lingga juga sebelumnya melakukan pelebaran sungai yang berada di Kampung Seranggung, Kelurahan Daik. Pelebaran dilakukan secara bertahap.
Semenatara untuk drainase sendiri, pembangunannya saat ini tengah dikerjakan oleh pihak kontraktor pemenang dengan panjang lebih kurang 125 Meter menggunakan pagu anggaran Rp480.004.000 dari APBD murni Kabupaten Lingga.
Menurut Syarifuddin, pembangunan drainase tersebut merupakan langkah pihaknya untuk mengatasi permasalah banjir yang selama ini menjadi keluhan masyarakat. "Ini merupakan salah satu upaya kita dengan harapan setelah selesai dibangun dapat mengatasi permasalah banjir," ujarnya.
Pembangunan drainase yang dibangun oleh Dinas PUPR-PKP Lingga di Kampung Putus ini berada tepat di Jalan Istana Robat depan SDN 004 Lingga. Saluran drainase tersebut dibangun Dinas PUPR-PKP Lingga untuk mempercepat lelehan air ketika hujan turun.
Syarifuddin menambahkan, ke depan pihaknya pada tahun 2019 mendatang berencana akan membangun masterplan pengendalian air untuk mengatasi banjir. Kemungkinan masterplan itu akan dibangun di dua wilayah sekaligus yakni Dabo dan Daik.
Editor: Gokli
Berita Lainnya
Berita Terbaru
Berita tidak ditemukan
