Logo

Cari berita

Cari artikel terbit. Mulai mengetik minimal dua karakter.

Disbud Kabupaten Lingga Gelar Sosialisasi Pelestarian Cagar Budaya

Oleh: Admin • Dibaca: 0 kali

Rabu, 1 Agustus 2018 17:04 WIB
Asisten II Bupati Lingga Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Yusrizal menyerahkan buku Sultan Mahmud Riayat Syah III kepada para peserta usai mengikuti sosialisasi. (Foto: Bayu)
Asisten II Bupati Lingga Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Yusrizal menyerahkan buku Sultan Mahmud Riayat Syah III kepada para peserta usai mengikuti sosialisasi. (Foto: Bayu)

BATAMTODAY.COM, Daiklingga - Dinas Kebudayaan (Disbud) Kabupaten Lingga menggelar sosialisasi tentang pelestarian cagar budaya di One Hotel Dabo Singkep, Selasa (31/7/2018) kemarin.

Sosialisasi ini diikuti 50 peserta mulai dari unsur pemerintah, kepala desa dan lurah di lingkungan Kecamatan Singkep, ketua LAM setempat, tokoh masyarakat, pelajar serta penggiat seni.

Menurut Kepala Disbud Lingga, Muhammad Ishak, sosialisasi yang digelar pihaknya tersebut bertujuan agar benda sejarah yang dimiliki Lingga tetap terpelihara, terawat dan terus tetap lestari. Terutama benda bersejarah yang berada diwilayah Dabo Singkep bekas peninggalan kejayaan PT. Timah dulu.

Sosialisasi ini juga dikatakan Ishak menyusul rencananya yang ingin membangun museum khusus dengan nama Museum Timah serta dibarengi dengan pembangunan monumen dan Singkep Bisnis Center (SBC).

Karena ia meyakini benda cagar budaya bekas PT. Timah yang dapat diangkat, masih banyak berada dirumah masyarakat, termasuk manuskrif (surat-surat lama). Untuk itu dalam sosialisasi ini ia mengajak masyarakat untuk dapat menghibahkan benda bersejarah tersebut setelah museum itu berdiri nanti.

"PT Timah yang dulunya pernah melakukan aktivitas penambangan di Dabo Singkep banyak meninggalkan barang yang memiliki nilai sejarah kuat baik benda maupun tak benda. Ini harus dilestarikan, dipelihara dan dirawatkan. Karena itu nantinye menjadi bukti nyata dan rangkaian sejarah bahwa penambangan timah di pulau Singkep telah mempengaruhi sosial sektor budaya yang luar biasa terhadap masyarakat Singkep pada waktu itu. Generasi yang lahir di Singkep di atas tahun 90 an diyakini banyak dan mungkin belum pernah tahu tentang jayanya masyarakat Singkep saat timah masih ada. Karna itu perlu bukti-bukti," kata Ishak

Sementara di tempat yang sama, Asisten II Bupati Lingga bidang Ekonomi dan Pembangunan, Yusrizal mewakili Bupati Lingga juga menyampaikan hal yang sama pada saat membuka kegiatan tersebut. Cagar budaya yang dimiliki perlu dilestarikan. Namun tugas melestarikan bukan saja menjadi tanggung jawab pemerintah semata, tetapi juga menjadi tugas semua pihak.

Kemudian ia mengapresiasi kepada Disbud Lingga yang menggagas perlunya membangun museum timah di Dabo Singkep. Ia menilai hal tersebut perlu dilakukan.

Sosialisasi yang digelar Disbud Lingga ini mendatangkan dua narasumber dari Universitas Maritim Raja Ali Haji (Umrah) yakni Dr Abdul Malik, M.Pd dab Dr Osep serta dari BP3 Batu Sangkar, Agus Tri Mulyono.

Editor: Yudha

Bagikan:

Berita Lainnya

Belum ada berita lain untuk ditampilkan.

Berita Terbaru

Berita tidak ditemukan