Logo

Cari berita

Cari artikel terbit. Mulai mengetik minimal dua karakter.

Dongkrak PAD Daerah, Pemkab Bintan Bentuk BUMD Maritim 'Bintan Karya Bahari'

Oleh: Admin • Dibaca: 0 kali

Selasa, 4 November 2025 12:28 WIB
Finalisasi pembentukan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) baru yang akan fokus mengelola sektor kemaritiman. (Istimewa)
Finalisasi pembentukan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) baru yang akan fokus mengelola sektor kemaritiman. (Istimewa)

BATAMTODAY.COM, Bintan - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bintan tengah memfinalisasi rencana pembentukan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) baru yang akan fokus mengelola sektor kemaritiman.

BUMD yang direncanakan bernama PT Bintan Karya Bahari itu kini memasuki tahap Uji Publik dan Pemaparan Tim Ahli sebelum diajukan menjadi Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda).

Kegiatan uji publik tersebut dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Bintan, Ronny Kartika, dan dihadiri anggota DPRD Bintan, sejumlah instansi vertikal, serta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait di Ruang Rapat III Kantor Bupati Bintan, Bandar Seri Bentan, Senin (3/11/2025).

Dalam rapat tersebut, Ronny menjelaskan bahwa PT Bintan Karya Bahari bukan sepenuhnya entitas baru, melainkan hasil penyesuaian dari BUMD lama yang sudah diatur dalam Perda Nomor 5 Tahun 2014 tentang BUMD Kepelabuhan.

"Nama Bintan Karya Bahari sebenarnya sudah ada sejak 2014. Kini, kita hanya menyesuaikan sektor usaha dengan potensi kemaritiman yang berkembang," jelas Ronny.

Ronny menyebut, pembentukan BUMD ini merupakan langkah strategis jangka panjang untuk memperkuat Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui sektor maritim. Langkah tersebut juga sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto dan Menteri Dalam Negeri agar daerah lebih inovatif menggali potensi ekonomi lokal.

"Kita punya banyak titik pelabuhan, termasuk bekas pelabuhan PT Antam di Kijang yang berpotensi dikelola melalui kerja sama pinjam pakai atau take over. Lokasinya strategis dan cocok untuk kapal pandu," ujar Ronny.

Menurutnya, peluang bisnis BUMD baru ini terbuka lebar, mulai dari layanan kapal pandu, suplai air dan logistik kapal besar, hingga kerja sama pengelolaan dengan Pelindo. "Setiap hari ada sekitar 400 kapal tanker berlabuh di perairan Bintan. Ini potensi besar yang bisa kita kelola agar memberi nilai tambah bagi daerah," imbuhnya.

Usai uji publik, Tim Ahli dan Pemkab Bintan akan menyempurnakan rumusan Ranperda BUMD Bintan Karya Bahari untuk segera diajukan ke DPRD Bintan. Pemerintah menargetkan Perda pembentukan BUMD ini dapat disahkan pada pertengahan Desember 2025.

"Dengan semangat kolaborasi, kami ingin Bintan Karya Bahari menjadi penggerak ekonomi baru di sektor maritim," tutup Ronny.

Editor: Gokli

Bagikan:

Berita Lainnya

Belum ada berita lain untuk ditampilkan.

Berita Terbaru

Berita tidak ditemukan