Logo

Cari berita

Cari artikel terbit. Mulai mengetik minimal dua karakter.

Dorong Kesejahteraan Warga, Ketua PKK Bintan Serahkan Rumah Layak Huni dan Paket Bantuan dari Baznas

Oleh: Admin • Dibaca: 0 kali

Jumat, 20 Juni 2025 15:28 WIB
Ketua TP PKK Bintan, Hafizha Rahmadhani, saat menyerahkan bantuan Rumah Layak Huni Baznas (RLHB) kepada warga Desa Lancang Kuning, Kecamatan Bintan Utara, Kamis (19/6/2025). (Foto: Istimewa)
Ketua TP PKK Bintan, Hafizha Rahmadhani, saat menyerahkan bantuan Rumah Layak Huni Baznas (RLHB) kepada warga Desa Lancang Kuning, Kecamatan Bintan Utara, Kamis (19/6/2025). (Foto: Istimewa)

BATAMTODAY.COM, Bintan - Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bintan, Hafizha Rahmadhani, menyerahkan bantuan Rumah Layak Huni Baznas (RLHB) kepada warga Desa Lancang Kuning, Kecamatan Bintan Utara, Kamis (19/6/2025).

Bantuan rumah senilai Rp 25 juta tersebut diberikan kepada Lendi Supriyatin, warga setempat yang rumahnya telah direhabilitasi menjadi hunian layak berisi tiga kamar.

Selain bantuan rumah, Hafizha juga mendistribusikan 84 paket sembako dan 20 paket penanganan stunting untuk warga di Kecamatan Bintan Utara. Kegiatan ini merupakan bagian dari program rutin Baznas Kabupaten Bintan yang setiap bulan menyalurkan total 161 paket bantuan di seluruh wilayah.

"Alhamdulillah hari ini kita bisa menyerahkan satu unit rumah layak huni. Semoga menjadi tempat tinggal yang nyaman dan membawa berkah bagi keluarga penerima. Dari setiap program Baznas, kita bisa lihat betapa besar manfaat berbagi untuk masyarakat yang benar-benar membutuhkan," ujar Hafizha.

Menurut Hafizha, hingga pertengahan tahun 2025, sudah lima unit rumah layak huni diserahkan kepada masyarakat kurang mampu di berbagai wilayah Kabupaten Bintan. Program ini menjadi wujud nyata komitmen Pemkab Bintan bersama Baznas dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama di sektor hunian.

Kepala Baznas Bintan, Suryono, menambahkan pencapaian program ini tidak terlepas dari partisipasi aktif para Aparatur Sipil Negara (ASN) dan masyarakat dalam membayar zakat, infak, dan sedekah (ZIS). Ia menyebut, setiap ASN di lingkungan Pemkab Bintan diwajibkan menyisihkan 2,5 persen dari penghasilannya untuk ZIS.

"Berkat zakat dari ASN dan masyarakat, kami bisa mendampingi warga terdampak stunting selama enam bulan berturut-turut. Sekarang pengumpulan ZIS kami bahkan bisa mencapai Rp300 juta per bulan," jelas Suryono.

Dengan dana yang terkumpul, Baznas Bintan tidak hanya fokus pada distribusi sembako dan penanganan stunting. Lembaga ini juga menjalankan berbagai program sosial lainnya seperti beasiswa pendidikan, bantuan kesehatan, serta dukungan modal usaha bagi pelaku UMKM.

Program ini menjadi bagian dari strategi holistik Pemkab Bintan dan Baznas dalam memperkuat jaringan perlindungan sosial dan mewujudkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

Editor: Gokli

Bagikan:

Berita Lainnya

Belum ada berita lain untuk ditampilkan.

Berita Terbaru

Berita tidak ditemukan