Logo

Cari berita

Cari artikel terbit. Mulai mengetik minimal dua karakter.

FKUB Bintan Gelar Coffe Morning untuk Merawat Kerukunan Umat Beragama

Oleh: Admin • Dibaca: 0 kali

Sabtu, 13 September 2025 16:48 WIB
Kegiatan Coffe Morning FKUB Bintan. (Harjo/BTD)
Kegiatan Coffe Morning FKUB Bintan. (Harjo/BTD)

BATAMTODAY.COM, Bintan - Forum koordinasi Antar Umat Beragama (FKUB) Bintan mengelar Coffe Morning bersama 50 tokoh lintas agama di Kawal River Agro Resort, Sabtu (13/9/2025).

Kepala Kantor Kemenag Bintan, Abu Sofian, menyampaikan pentingnya menjaga dan merawat kerukunan antar umat beragama, terutama para era perkembangan teknologi saat ini. Seluruh infomasi yang diterima harus lebih bijak dalam menyikapinya.

"Salah satunya jangan mudah terprovokasi dengan ada berita, harus diuji terlebih dahulu kebenarannya. Artinya harus lebih bijak dalam menggunakan media sosial," harapnya.

Sementara itu, Ketua FKUB Abdul Majid berharap melalui kegiatan coffe morning bersama lintas agama ini, kedepan bisa terus dilaksaanakan guna membangun kerukunan antar umat yang ada di kabupaten Bintan.

"Semoga momentum seperti ini, untuk mempererat tali persaudaraan antar sesama anak bangsa, bisa semakin sering bisa dilaksanakan," katanya.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol Kabupaten Bintan, Muhammad Lukman, meminta tokoh lintas agama di Bintan, untuk kembali mengaktifkan pembinaan anak usia remaja di rumah-rumah ibadah. Baik melalui kegiatan remaja masjid, maupun sekolah Minggu, sehingga kelompok generasi muda yang melek digital, bisa lebih bijak dalam menggunakan media sosial sebagai salah satu upaya menjaga kondusifitas daerah.

"Kami mengajak seluruh umat agar cerdas menggunakan media sosial. Saring sebelum sharing. Jangan sampai kita ikut menyebar informasi tidak benar, atau bahkan terprovokasi," katanya.

Menurut Lukman, keberadaan media sosial ditengah masyarakat terutama gen z dan milenial bak dua sisi mata pisau. Jika gunakan secara bijak bakal berdampak positif. Sebaliknya, jika digunakan secara tidak tepat, derasnya aliran informasi tanpa batas bisa sebabkan gangguan keamanan dan ketertiban ditengah masyarakat bahkan negara.

"Jika medsos digunakan secara bijak, hasilnya akan positif. Bisa mendatangkan nilai ekonomi. Justru sebaliknya, jika tidak tepat menggunakannya bisa merugikan diri sendiri dan lingkungan," paparnya.

Tidak hanya itu, Lukman juga menyampaikan arahan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) RI, Tito Karnavian. Salah satunya dengan menghidupkan kembali Sistim Keamanan Lingkungan (Siskmling) untuk mendeteksi dan mencegah dini gangguan Kamtibmas di masyarakat.

"Arahan pak Menteri agar tokoh agama dapat melakukan doa kedamaian lintas masyarakat dan pemerintah serta Siskamling kita aktifkan lagi. Yang aktif, kita maksimalkan. Jika mendapati kejadian yang dapat menggunggu keamanan, segera dilaporkan kepada pemerintah dan aparat keamanan agar segera ditindaklanjuti," tambahnya.

Editor: Yudha

Bagikan:

Berita Lainnya

Belum ada berita lain untuk ditampilkan.

Berita Terbaru

Berita tidak ditemukan