Logo

Cari berita

Cari artikel terbit. Mulai mengetik minimal dua karakter.

FKUB, FKDM dan FPK Lingga Diminta Dapat Mempererat Persatuan Masyarakat

Oleh: Admin • Dibaca: 0 kali

Rabu, 20 Februari 2019 10:46 WIB
Gubernur Kepri, H Nurdin Basirun didampingi Bupati Lingga H Alias Wello membuka Rakor dan Pengukuhan FKUB, FKDM dan FPK triwulan I tingkat Kabuapten, Kecamatan dan Kelurahan/Desa se-Kabupaten Lingga, Senin (18/2/2019). (Humas Pemprov Kepri)
Gubernur Kepri, H Nurdin Basirun didampingi Bupati Lingga H Alias Wello membuka Rakor dan Pengukuhan FKUB, FKDM dan FPK triwulan I tingkat Kabuapten, Kecamatan dan Kelurahan/Desa se-Kabupaten Lingga, Senin (18/2/2019). (Humas Pemprov Kepri)

BATAMTODAY.COM, Lingga - Gubernur Kepri, H Nurdin Basirun didampingi Bupati Lingga H Alias Wello membuka Rakor dan Pengukuhan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) dan Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) triwulan I tingkat Kabupaten, Kecamatan dan Kelurahan/Desa se-Kabupaten Lingga pada Senin (18/2/2019).

Gubernur mengatakan, ada beberapa hal yang disampaikan berkaitan dengan pembangunan nasional, di antaranya masalah globalisasi, demokratisasi, penegakan hukum dan berita hoax. "Di sini kita kesampingkan pangkat dan jabatan, tetapi majukan persaudaraan dan anak beranak dalam menyikapi permasalahan ini," ucap Gubernur, seperti dikutip situs resmi Pemprov Kepri.

Menurut Gubernur, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM), dan Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Kabupaten Lingga, sudah memiliki Peraturan Perundang-Undangan secara nasional sebagai landasan untuk bergerak.

"Dengan adanya UU ini jadi kan bijak bagi masyarakat menuju 'Lingga Gemilang 2020' yang mana tanam erat jalin silaturahmi antar umat beragama," ajak Gubernur.

Lanjut Gubernur, pemerintah menyadari bahwa tanpa stabilitas akan mengganggu kerawanan, gangguan-gangguan yang harus diatasi bersama-sama maka perlu memasukan tiga forum tersebut. Lebih lanjut tiga forum ini merupakan kumpulan tokoh masyarakat yang menyadari bangsa ini perlu diselamatkan, dijaga dan dipelihara.

"Kita bersama-sama menjaga dan merangkul masyarakat untuk bersatu dengan membangun erat kebersamaan tanpa ada sara dan hoax," tambah Gubernur.

Gubernur juga berterima kasih kepada para tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat dan paguyuban yang telah berperan serta di dalam FKUB, FKDM dan FPK. Tiga organisasi ini, merupakan dinding awal atau pertahanan awal dalam meredam atau mengantisipasi setiap gejala bentuk kewaspadaan dini konflik masyarakat.

"Ini merupakan tugas dan tanggung jawab bersama di tengah masyarakat," ungkap Gubernur.

Dengan semakin majunya Lingga di bawah kepemimpinan AWE-NIZAR, dan dengan adanya lumbung padi di lingga, diharapkan koordinasi masyarakat jaga keamanan dan pembangunan negeri bunda melayu. "Masyarakat yang terdepan agarnya peka terhadap faham-faham ancaman dan rapatkan barisan bersama dalam mengisi pembangunan," kata Gubernur.

Gubernur berpesan, satukan hati satukan tekad dengan menjaga lima tiang pondasi dalam kehidupan. Yang menjadi pegang teguh dan bermasyarakat, martabat dan kejayaan. "Mari kita berbekal idiologi pancasila dan rukun iman dan taqwa kita kepada Allah SWT. Dan jangan beda warna menjadi perpecahan bagi kita," tutup Gubernur.

Sementara itu, Kepala Badan Kesbangpol H Armia menyebutkan dalam kegiatan pengukuhan ini peserta berjumlah 1017 orang dengan yang hadir 940 orang. Dengan dasar ini pembentukan agar dapat menjaga keamanan, hambatan lainnya di lingkungan masyarakat dangan menyambut pesta demokrasi 17 April.

"Dengan jumlah begitu banyak ini, kita berharap kedepan dapat berjalan dengan bijaksana. Agar permasalahan sosial, budaya dan sara dapat di selesai kan dengan musyawarah dan bersatu," kata Armia.

Dalam pengukuhan dan Rakor ini dilantikan nya semua peserta tentang sosial budaya dan menjadikan pamong bagi masyarakat dan informasi dari pemerintah setempat. Agar kedepan masyarakat dapat di akomodir berbagai solusi. "Dengan jumlah 7 Kelurah dan 57 Desa yang jangkauan nya berpulau-pulau, agar kedepan menjadi kosolidasi dan konsultasi bersama," kata Armia.

Editor: Gokli

Bagikan:

Berita Lainnya

Belum ada berita lain untuk ditampilkan.

Berita Terbaru

Berita tidak ditemukan