Logo

Cari berita

Cari artikel terbit. Mulai mengetik minimal dua karakter.

Gelar Gerakan Wisata Bersih di Air Terjun Gunung Bintan, Disbudpar Fokus Tingkatkan Pengelolaan

Oleh: Admin • Dibaca: 0 kali

Kamis, 2 Oktober 2025 14:08 WIB
Gerakan Wisata Bersih (GWB) di kawasan Air Terjun Gunung Bintan, Kecamatan Teluk Bintan, Kamis (2/10/2025). (Foto: Harjo)
Gerakan Wisata Bersih (GWB) di kawasan Air Terjun Gunung Bintan, Kecamatan Teluk Bintan, Kamis (2/10/2025). (Foto: Harjo)

BATAMTODAY.COM, Bintan - Pemerintah Kabupaten Bintan melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) bersama sejumlah instansi serta Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) menggelar Gerakan Wisata Bersih (GWB) di kawasan Air Terjun Gunung Bintan, Kecamatan Teluk Bintan, Kamis (2/10/2025). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kenyamanan, pengelolaan, sekaligus daya tarik destinasi wisata alam dan budaya di Bintan.

Sekretaris Daerah (Sekda) Bintan, Rony Kartika, yang memimpin langsung kegiatan tersebut menegaskan bahwa GWB menjadi langkah awal untuk meningkatkan standar pengelolaan wisata.

"Air Terjun Gunung Bintan sudah lama menjadi tujuan wisata lokal maupun mancanegara. Kami ingin potensi wisata alam ini menjadi destinasi unggulan, dengan melibatkan masyarakat setempat agar juga berdampak pada Pendapatan Asli Desa (PAD) dan daerah. Karena itu, potensi ini harus selalu terawat dengan baik," ujar Rony.

Ia menjelaskan, Disbudpar Bintan telah berkoordinasi dengan pihak ketiga, yakni PT Bintan Resort Cakrawala (BRC), guna menjajaki pola kerja sama ideal dalam pengelolaan destinasi wisata tersebut. Namun, karena kawasan Air Terjun Gunung Bintan berstatus hutan lindung, pemerintah daerah akan berkoordinasi dengan Balai Pemantapan Kawasan Hutan (BPKH) dan Dinas Kehutanan Kepri agar pemanfaatan tetap sesuai aturan.

"Selama ini pengelolaan masih sebatas ekonomi lokal dari warga sekitar. Harapannya ke depan bisa dikelola dengan skala lebih besar agar memberi kontribusi nyata bagi pendapatan daerah," tambah Rony.

Sementara itu, Kepala Disbudpar Bintan, Arif Sumarsono, menyebut meski jumlah kunjungan wisatawan ke Air Terjun Gunung Bintan belum tercatat resmi karena pengelolaan dilakukan masyarakat, potensinya sangat besar.

"Melihat potensi yang ada, inovasi pengembangan akan terus dilakukan. GWB ini menjadi langkah awal, apalagi banyak sarana dan prasarana di lokasi yang sudah kurang terawat," jelas Arif.

Ia menuturkan, kegiatan GWB tidak hanya berupa gotong royong membersihkan area air terjun dan rumah adat, tetapi juga perbaikan ringan untuk meningkatkan daya tarik destinasi. "Hari ini selain melakukan pembersihan, juga ada pengecatan pagar jalan masuk agar lebih menarik bagi wisatawan yang datang ke Air Terjun Gunung Bintan," harapnya.

Editor: Gokli

Bagikan:

Berita Lainnya

Belum ada berita lain untuk ditampilkan.

Berita Terbaru

Berita tidak ditemukan