Logo

Cari berita

Cari artikel terbit. Mulai mengetik minimal dua karakter.

Gelar Syukuran HUT ke-49, PT Timah Tbk Bakal Hadirkan Dai Kondang Ustadz Abdul Somad

Oleh: Admin • Dibaca: 0 kali

Minggu, 6 Juli 2025 11:08 WIB
Karyawan PT Timah Tbk akan merayakan HUT-nya yang ke 49 pada 2 Agustus 2025 (Foto: Istimewa)
Karyawan PT Timah Tbk akan merayakan HUT-nya yang ke 49 pada 2 Agustus 2025 (Foto: Istimewa)

BATAMTODAY.COM, Karimun-PT Timah akan memulai berbagai rangkaian kegiatan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-49 pada tanggal 2 Agustus 2025 mendatang.

Dengan mengusung tema " Untuk Merah putih" kegiatan yang dilaksanakan PT Timah untuk memperkuat nilai kepedulian sosial dan sekaligus membangun harmonisasi dengan masyarakat ini lebih difokuskan pada berbagai aksi bakti sosial yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

Adapun kegiatan sosial yang dilaksanakan dalam rangka HUT PT Timah ke-49 antara lain Decluttering, kegiatan keagamaan, olahraga dan pekan sehat.

Pembukaan rangkaian kegiatan HUT ke-49 PT Timah Tbk telah dibuka langsung oleh Direktur utama PT Timah, Restu Widiyantoro, dalam kegiatan Town Hall Meeting 2025, Jumat (4/7/2025).

"Rangkaian HUT Ke-49 PT Timah, ada kegiatan olahraga, sosial, dan keagamaan dengan tema untuk Merah putih," Kata Direktur utama PT Timah, Restu Widiyantoro.

Mengawali rangkaian kegiatan dalam rangka HUT ke-49, PT Timah mengadakan syukuran dengan menghadirkan Ustadz Abdul Somad yang menyampaikan tausiah keagamaan di Graha Timah Pangkal Pinang.

Dalam tausiah nya tersebut, Ustadz Abdul Somad menyampaikan tentang implementasi nilai-nilai AKHLAK dalam kehidupan sehari-hari maupun pekerjaan, sehingga bisa menjalankan tugas dengan amanah dan bisa memberikan dampak yang besar bagi masyarakat Indonesia.

Ustadz Abdul Somad menjelaskan bahwa tambang ini adalah milik negara dan negara ini diakui secara konstitusi kenegaraan dan islam,sedangkan presiden adalah ulil amri. Sementara minyak bumi, batubara, emas, perak termasuk timah itu adalah milik negara.

Ustadz Abdul Somad menambahkan bahwa kita dulu Kesultanan sudah menyerahkan kedaulatan ke Presiden yang dengan surat keputusannya mengangkat satu perusahaan yang khusus untuk mengurus tambang yang namanya PT Timah.

Menurut Ustadz Abdul omad, bahwa ini bukan sekedar negara tetapi keyakinan beragama, siapa yang mengkhianati ini tidak amanah. Kunci pertama itu adalah Amanah. Kalau itu amanah, kita beriman maka negeri akan aman

"Timah uni milik Bangka Belitung dan Bangka Belitung ini menyatu dengan Indonesia, maka pemerintah pusat harus memikirkan agar timah ini dapat juga dirasakan manfaatnya bagi masyarakat Bangka Belitung dan Indonesia karena bagian dari keadilan sosial bagi masyarakat," tutup Ustadz Abdul Somad.

Editor: Surya

Bagikan:

Berita Lainnya

Belum ada berita lain untuk ditampilkan.

Berita Terbaru

Berita tidak ditemukan