Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017
Goro Bersama Warga Botania Garden, Kapolresta Barelang Gaungkan Kebersihan dan Kebersamaan
Oleh: Admin • Dibaca: 0 kali
Minggu, 7 Desember 2025 11:08 WIB
BATAMTODAY.COM, Batam - Pagi itu, langit Botania Garden masih diselimuti cahaya tipis. Embun yang menempel di ujung daun berkilau pelan, seakan ikut menyambut derap langkah warga Botania Garden yang datang bukan sekadar membawa sapu dan cangkul, melainkan niat tulus dalam kebersamaan.
Sekitar pukul tujuh, saat matahari baru menggeser rasa dingin malam, puluhan warga sudah berbaur bersama puluhan personel Polresta Barelang.
Tak ada sekat antara pakaian dinas dan baju rumahan. Yang ada hanya percakapan hangat, tawa kecil, dan gelas-gelas kopi yang mengepul sederhana di antara obrolan tentang sampah, lingkungan, dan harapan.
Betapa cair suasana pagi itu. Percakapan antara warga dan polisi mengalir begitu saja, tentang sampah, tentang drainase, tentang harapan mereka agar lingkungan tetap bersih.

Kapolresta Barelang Kombes Pol Zainal Arifin berbaur dengan warga dalam goro bersama. Ia menggaungkan kebersihan dan kebersamaan. (Aldy/BTD)
Namun di balik kata-kata teknis itu, terselip rasa bangga karena mereka sedang melakukan sesuatu bersama, sesuatu yang sederhana tetapi membuat hati terdorong untuk lebih peduli.
Di teras-teras kecil rumah warga, aroma kopi dan kudapan seadanya menautkan keakraban. Polisi dan warga duduk berdampingan, berbincang tentang cara mengelola sampah, mendukung program pemerintah, dan menjaga rukun tetangga tetap hidup dalam budaya gotong royong.
Kompol Anak Agung Made Winarta, Wakasat Binmas Iptu Endra, serta sejumlah Pejabat Utama Polresta dan Polsek tampak hadir. Tokoh masyarakat Botania Garden pun menyatu dalam barisan, bukan sekadar memberi semangat, tetapi ikut memungut, mengangkut, dan membersihkan sisa puing bangunan masjid.
Di antara kesibukan itu, lantunan doa dipanjatkan saat embun masih terasa di ujung jemari. Ustadz Tarmin, imam Masjid Ash-Shafat, berdiri di hadapan warga dan personel kepolisian.
Sebelum doa dimulai, ia sempat menatap kepada sosok yang selama ini ia dengar namanya sebagai pemimpin kepolisian kota. "Semoga kedatangan Kapolresta membawa berkah bagi kita semua," ucapnya lirih, namun menyiratkan rasa syukur mendalam.

Berbaur dengan warga dalam goro ersama, Kapolresta Barelang Kombes Pol Zainal Arifin bahkan tak ragu mengangkat tong sampah dan menyekop sisa bahan bangunan. (Aldy/BTD)
Di halaman masjid, polisi berseragam menyatu dengan warga. Tak ada yang berpangku tangan; tak ada yang sekadar mengamati. Semua mengangkat, menyapu, menyekop, dan menata kembali halaman yang sebelumnya ditutupi tumpukan sampah dan puing.
Kapolresta Barelang Kombes Pol Zainal Arifin bahkan tak ragu mengangkat tong sampah dan menyekop sisa bahan bangunan.
Tanpa instruksi, tanpa jarak. Ia menegaskan bahwa polisi bukan berdiri di atas masyarakat, melainkan di tengah mereka. "Pagi ini tempatnya doa diijabah," ujarnya sembari menyeka peluh dan memberi semangat.
"Lebih dari 40 warga hadir. Kita mulai dengan doa, insyaAllah akan diijabah. Saya juga bagian dari warga, dan sering goro bersama. Intinya, dengan kebersamaan, kita jaga Batam tetap aman, tertib, dan bersih," tambahnya dengan semangat.
Ia menyinggung persoalan sampah yang kerap menjadi keluhan banyak pihak.
"Kita tak perlu saling menyalahkan. Tak perlu menghujat. Lebih baik kita buktikan bahwa kita bisa memberi solusi. Gotong royong adalah akar budaya Nusantara, tanah Melayu sejak dulu," ucapnya dengan nada memberi semangat.

Kapolresta Barelang Kombes Pol Zainal Arifin berbaur dengan warga dalam goro bersama membersihkan halaman Masjid Ash-Shafa. (Aldy/BTD)
Goro Keliling ini memang bukan menjadi kegiatan rutin jajaran Polresta Barelang, akan tetapi hal sperti ini perlu dilestarikan dan terus ditingkatkan.
Pada kepemimpinan Kapolresta Zainal Arifin, diharapkan menjadi contoh nyata bagi personil kepolisian. Kapolresta menyebutkan, ia kerap datang mendatangi permukiman berbeda, menyapa warga, bekerja bersama, dan memberikan rasa aman melalui tindakan yang sederhana namun bermakna.
"Dengan kebersamaan antara kepolisian dan masyarakat, mari kita jaga situasi Batam yang aman, tertib, dan bersih," tegas Zainal.
Usman, tokoh masyarakat RW 29, tak dapat menyembunyikan rasa bangganya. "Semalam saya dapat kabar Pak Kapolresta akan hadir," katanya sambil tersenyum.
"Saya sangat semangat. Ini baru pertama kali kami melihat Kapolresta turun langsung bergotong royong di lingkungan kami. Kami merasa terhormat dan sangat berterima kasih," katanya.
Pagi terus meninggi. Embun perlahan hilang. Namun jejak kebersamaan yang terjalin di Botania Garden masih terasa hangat, polisi dan warga saling menguatkan, bergotong royong, menjaga kebersihan, menjaga kota dan menjaga hubungan kemanusiaan yang penuh keindahan.
Editor: Surya
Berita Lainnya
Berita Terbaru
Berita tidak ditemukan
