Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017
Hari Ini, Premium dan Solar Langka di Dabo Singkep
Oleh: Admin • Dibaca: 0 kali
Kamis, 5 September 2019 12:52 WIB
BATAMTODAY.COM, Lingga - Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Premium dan Solar langka di Kecamatan Singkep, Kabupaten Lingga pada Kamis (5/9/219).
Pantauan BATAMTODAY.COM, sejumlah kios di Kecamatan Singkep mengalami kelangkaan dan beberapa kios tampak tutup. Diketahui, Premium habis sejak 31 Agustus 2019 lalu sementara untuk Solar sudah lama mengalami kekosongan.
"Minyak kosong. Terakhir tanggal 31 Agustus 2019 kemarin solar juga sudah gak masuk dan tiga hari ini minyak kosong. Hampir semua kios mengalami kekosongan BBM," ujar Nana, penjaga kios di Dabo kepada BATAMTODAY.COM, Kamis.
Sementara itu, Kasubag Sarana Ekonomi dan SDA Bagian Perekonomian Setdakab Lingga, Zafrinaldi membenarkan BBM mengalami kekosongan di Kecamatan Singkep. Hal tersebut dikarenakan kondisi cuaca dan keterlambatan pengisian Depot di Tanjunguban, Kabupaten Bintan.
"Insyaallah kapal yang membawa minyak dari Kijang dan Uban masuk hari ini dan besok bisa langsung dibongkar. Keterlambatan ini dikarenakan kondisi cuaca dan pengisian di depot sehingga lambat disalurkan ke kios-kios," kata Zafrinaldi.
Ia juga menjelaskan, diawal tahun 2019 berdasarkan data BPH Migas untuk Solar hanya 7.013 KL. Sementara untuk kebutuhan di Kabupaten Lingga mencapai 16.231 KL per tahun.
"Jadi saat ini BPH Migas hanya dapat menambah 1.155 KL sehingga menjadi 8.168 KL untuk Solar. Sementara untuk Premium tidak terbatas dan surplus 65 KL, namun karena faktor cuaca sehingga mengalami keterlambatan," jelasnya.
Lalu untuk minyak tanah kebutuhan di Kabupaten Lingga juga masih sangat kurang. Yang mana untuk kebutuhan sebesar 9.593 KL sementara yang masuk hanya 6.629 KL.
Zafrinaldi juga menuturkan, pihaknya telah melakukan evaluasi kepada setiap kios yang ada di Kabupaten Lingga. "Kita temukan baik itu jumlah masuk dan keluar dari laporan penyalur sesuai. Mungkin untuk di Dabo, BBM kosong namun untuk di daerah pesisir mungkin saya rasa masih ada. Soalnya BBM ini banyak pemegang rekomnya," katanya.
"Dan kita sampaikan kepada pemegang rekom atau pemilik kios jangan karena minyak langka lalu menaikkan harga seenaknya dan kalau ada yang bermain maka langsung kita tindak," tambahnya.
Diketahui, besok Jumat (6/9/2019) akan dilaksanakan rapat koordinasi rencana pengaturan distribusi BBM setiap kecamatan oleh penyalur yang akan dilaksanakan di ruang rapat Sanggar Praja Kecamatan Singkep.
Editor: Gokli
Berita Lainnya
Berita Terbaru
Berita tidak ditemukan
