Logo

Cari berita

Cari artikel terbit. Mulai mengetik minimal dua karakter.

IM Arif Abdul Hafiz Juara Japan Chess Championship 2025, Pecatur Indonesia Cetak Sejarah di Tokyo

Oleh: Admin • Dibaca: 0 kali

Jumat, 26 September 2025 11:28 WIB
Perwakilan KBRI Tokyo, Muhammad Al Aula bersama atlet catur Indonesia pada Japan Chess Championship 2025 yang berlangsung di Shinagawa Ward General Kumin Hall, Tokyo, pada 19-23 September 2025. (Kemlu)
Perwakilan KBRI Tokyo, Muhammad Al Aula bersama atlet catur Indonesia pada Japan Chess Championship 2025 yang berlangsung di Shinagawa Ward General Kumin Hall, Tokyo, pada 19-23 September 2025. (Kemlu)

BATAMTODAY.COM, Jakarta - Pecatur Indonesia International Master (IM) Arif Abdul Hafiz menorehkan prestasi membanggakan dengan menjuarai Japan Chess Championship 2025 yang berlangsung di Shinagawa Ward General Kumin Hall, Tokyo, pada 19-23 September 2025. Kemenangan ini menjadi catatan bersejarah karena turnamen tersebut merupakan kejuaraan catur dunia pertama yang digelar di Jepang.

Arif, yang memiliki rating 2386, memastikan gelar juara setelah di babak terakhir mengalahkan pecatur tuan rumah FIDE Master (FM) Shou Otsuka (rating 2329) dengan buah hitam. Hasil ini mengantarkannya mengumpulkan 7,5 poin dari sembilan babak sistem Swiss dengan kontrol waktu 90 menit + 30 detik per langkah.

Ia unggul setengah poin dari Grand Master (GM) Samvel Ter-Sahakyan (rating 2611) asal Armenia yang meraih 7 poin, serta FM Kwon Sehyun (rating 2253) asal Korea Selatan yang finis di posisi ketiga dengan 6 poin.

Koordinator Fungsi Penerangan Sosial Budaya KBRI Tokyo, Muhammad Al Aula, yang turut hadir, menyampaikan apresiasinya. "Selamat kepada Arif Abdul Hafiz dan tim catur Indonesia. Ajang Japan Chess Championship 2025 ini adalah yang pertama digelar di Jepang dan kemenangan ini bersejarah. KBRI Tokyo senantiasa mendukung perjuangan putra putri Indonesia di Jepang dalam berbagai kejuaraan dunia," ujar Muhammad Al Aula, demikian dikutip laman Kemlu, Rabu (24/9/2025).

Penampilan Arif terbilang gemilang dengan catatan enam kemenangan dan tiga hasil remis, menghasilkan rating performance 2637. Berkat capaian tersebut, ia mendapat tambahan 55,6 poin rating sehingga diperkirakan mencapai 2441 dalam rilis FIDE (Federation Internationale des Echecs) awal Oktober mendatang. Tambahan poin ini memperbesar peluang Arif mendekati Norma Grand Master.

Dalam keterangannya, Arif menceritakan perjalanannya mengenal catur sejak usia lima tahun karena pengaruh ayah dan kakaknya. Ia juga mengapresiasi penyelenggaraan turnamen dunia pertama di Jepang yang dinilainya sangat rapi dan sesuai standar internasional.

Sementara itu, pecatur Indonesia lainnya, GM Susanto Megaranto (rating 2486) dan Candidate Master (CM) Michael Owen (rating 2222), juga berpartisipasi. Susanto mengakhiri turnamen di peringkat keenam dengan 5,5 poin setelah bermain remis melawan IM Tran Than Tu (rating 2412) dari Jepang. Sedangkan Owen menutup turnamen di posisi ke-19 dengan 4,5 poin setelah kalah dari GM Mishra Swayams (rating 2446) asal India.

International Arbiter (IA) Bunawan Bong, yang bertugas sebagai Chief Arbiter bersama Abe Yuta (FA) dari Jepang sebagai Deputy Chief Arbiter, juga menyampaikan apresiasinya. "Ini merupakan even catur dunia pertama di Jepang yang dapat menghasilkan gelar internasional. Banyak pecatur tuan rumah yang bagus permainannya. Terima kasih kepada KBRI Tokyo yang telah hadir di arena pertandingan," kata Bunawan Bong.

Editor: Gokli

Bagikan:

Berita Lainnya

Belum ada berita lain untuk ditampilkan.

Berita Terbaru

Berita tidak ditemukan