Logo

Cari berita

Cari artikel terbit. Mulai mengetik minimal dua karakter.

Imigrasi Tanjunguban Gelar Layanan EAZY Passport di Kawasan Industri Bintan, 94 Pemohon Ikut Serta

Oleh: Admin • Dibaca: 0 kali

Rabu, 4 Juni 2025 14:28 WIB
Layanan EAZY Passport yang digelar Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tanjunguban di Kawasan Bintan Industrial Estate (BIE) Lobam, Rabu (3/6/2025). (Foto: Harjo/Batamtoday)
Layanan EAZY Passport yang digelar Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tanjunguban di Kawasan Bintan Industrial Estate (BIE) Lobam, Rabu (3/6/2025). (Foto: Harjo/Batamtoday)

BATAMTODAY.COM, Bintan - Sebanyak 94 pemohon paspor mengikuti layanan EAZY Passport yang digelar Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tanjunguban di Kawasan Bintan Industrial Estate (BIE) Lobam, Rabu (3/6/2025).

Program ini merupakan inovasi Direktorat Jenderal Imigrasi untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam pengurusan paspor secara kolektif di luar kantor Imigrasi.

Kepala Kantor Imigrasi Tanjunguban, Adi Hari Pianto, menyampaikan ayanan EAZY Passport merupakan bagian dari upaya jemput bola yang bertujuan mendekatkan pelayanan kepada masyarakat.

"Melalui EAZY Passport, kami hadir langsung ke tengah masyarakat untuk melayani permohonan paspor secara kolektif. Tidak terbatas di kawasan industri saja, masyarakat di lingkungan perumahan pun dapat mengajukan permohonan serupa, cukup dengan menyurati Imigrasi," jelas Adi.

Ia menambahkan, seluruh proses pengajuan paspor di BIE Lobam diupayakan dapat diselesaikan dalam satu hari kerja. "Selain mempermudah akses layanan, ini juga menjadi sarana sosialisasi agar Imigrasi semakin dekat dan dikenal masyarakat," tambahnya.

Sementara itu, General Manager PT Bintan Inti Industrial Estate (BIIE), Aditya Laksamana, mengapresiasi pelaksanaan layanan EAZY Passport di kawasan industri yang ia kelola. Menurutnya, program ini sangat membantu, terutama bagi karyawan yang memiliki keterbatasan waktu untuk mengurus paspor di kantor Imigrasi.

"Program EAZY Passport sangat memudahkan dan mempercepat proses permohonan paspor. Selain itu, layanan ini juga transparan, sehingga masyarakat merasa lebih nyaman," ungkap Aditya.

Aditya menyebutkan peserta layanan tidak hanya berasal dari kalangan karyawan perusahaan di BIE, tetapi juga warga yang merupakan keluarga karyawan. "Harapan kami, kegiatan seperti ini bisa menjadi agenda rutin, minimal setiap enam bulan sekali," ujarnya.

Program EAZY Passport menjadi salah satu bentuk pelayanan publik berbasis inovasi yang mendorong efisiensi, keterjangkauan, dan transparansi layanan keimigrasian, khususnya di wilayah-wilayah yang jauh dari kantor Imigrasi.

Editor: Gokli

Bagikan:

Berita Lainnya

Belum ada berita lain untuk ditampilkan.

Berita Terbaru

Berita tidak ditemukan