Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017
Indonesia Perkenalkan PP TUNAS sebagai Rujukan Global Lindungi Anak di Ruang Digital
Oleh: Admin • Dibaca: 0 kali
Jumat, 11 Juli 2025 12:28 WIB
BATAMTODAY.COM, Jakarta - Pemerintah Indonesia memperkenalkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak atau yang dikenal sebagai PP TUNAS, sebagai salah satu model regulasi yang dinilai dapat menjadi acuan global dalam melindungi anak-anak di ranah digital.
Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, menyampaikan hal tersebut dalam pertemuannya dengan Sekretaris Jenderal International Telecommunication Union (ITU), Doreen Bogdan-Martin, di Jenewa, Swiss, Rabu (09/07/2025). "PP TUNAS mencerminkan komitmen Indonesia melindungi anak secara daring, demi kesehatan dan kesejahteraan generasi muda," ujar Meutya, demikian dikutip laman resmi Komdigi.
Selain membahas PP TUNAS, Meutya juga menegaskan dukungan Indonesia terhadap kehadiran kantor perwakilan ITU di Jakarta. Menurutnya, hal ini menunjukkan kepercayaan dunia internasional kepada Indonesia sebagai pusat pelaksanaan berbagai program ITU di kawasan Asia Tenggara.
"Perwakilan ITU di Jakarta telah memfasilitasi pelaksanaan program-program yang berdampak luas di Asia Tenggara, seperti program perlindungan terhadap generasi muda di ruang digital," tuturnya.
Meutya berharap kerja sama Indonesia dengan ITU, baik dalam bentuk dukungan teknis maupun peningkatan kapasitas, dapat terus berlanjut, khususnya untuk mendukung program-program yang menyasar wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).
Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi Indonesia dan ITU dalam menangani isu-isu strategis global, antara lain tata kelola kecerdasan artifisial (AI), perencanaan spektrum teknologi 5G dan 6G, serta pengembangan talenta digital nasional. "Panduan dari ITU akan sangat penting untuk memastikan kebijakan kami tetap inklusif, berpandangan ke depan, dan selaras dengan standar global," ungkap Meutya.
Selain itu, Meutya memastikan Indonesia siap berperan aktif dalam World Telecommunication Development Conference (WTDC) yang akan digelar di Baku, Azerbaijan, pada 17 hingga 28 November 2025.
Editor: Gokli
Berita Lainnya
Berita Terbaru
Berita tidak ditemukan
