Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017
Indonesia-Tiongkok Perkuat Kolaborasi AI dan Talenta Digital di Sektor Strategis
Oleh: Admin • Dibaca: 0 kali
Senin, 28 Juli 2025 15:28 WIB
BATAMTODAY.COM, Jakarta - Pemerintah Indonesia dan Tiongkok sepakat memperdalam kemitraan strategis dalam pengembangan kecerdasan artifisial (AI) dan penguatan talenta digital. Kerja sama ini difokuskan pada sektor-sektor prioritas seperti pertanian dan perikanan, sekaligus mendorong akselerasi transformasi digital nasional.
Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi), Meutya Hafid, mengungkapkan Indonesia secara terbuka mengundang Tiongkok untuk berkolaborasi dalam penerapan teknologi AI di bidang yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
"Salah satu pengembangan AI yang sedang kita fokuskan adalah perikanan dan juga pertanian. Kami berharap dukungan dari Tiongkok," kata Meutya saat menerima kunjungan Duta Besar Tiongkok untuk Indonesia, Wang Lutong, di Gedung Sapta Pesona, Jakarta Pusat, Jumat (25/7/2025), demikian dikutip laman Komdigi.
Meutya menuturkan bahwa sejumlah lahan pertanian di Indonesia telah mulai menggunakan teknologi AI. Dukungan dari Tiongkok diharapkan mampu memperkuat kemampuan perangkat-perangkat tersebut untuk mendongkrak produktivitas pertanian nasional.
Tak hanya di sektor pangan, kedua negara juga menyepakati penguatan kerja sama dalam pengembangan infrastruktur digital dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia. Fokus kerja sama mencakup perluasan kemitraan antarperguruan tinggi guna mempercepat pengembangan ekosistem digital nasional.
"Dalam transformasi digital, kita selalu siap bekerja sama dengan semua negara, selama kolaborasi tersebut menghormati hukum dan kedaulatan Indonesia," tegas Meutya.
Sementara itu, Sekretaris Jenderal Kemkomdigi, Ismail, menambahkan bahwa pihaknya tengah mendorong peningkatan kerja sama antara kampus-kampus di Indonesia dengan Universitas Tsinghua di Beijing, khususnya dalam pengembangan talenta AI.
"Banyak talenta digital muda kita yang kini menempuh studi di Universitas Tsinghua. Kami mengusulkan agar Tsinghua membuka cabang di Indonesia, khusus di bidang kecerdasan artifisial," ujar Ismail.
Ia juga menegaskan komitmen Kementerian Komdigi untuk memfasilitasi kemitraan antara Universitas Tsinghua dan berbagai perguruan tinggi di tanah air guna mempercepat lahirnya SDM unggul di sektor digital.
Kemitraan ini menjadi bagian dari strategi Indonesia untuk tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga pemain aktif dalam ekosistem inovasi digital global.
Editor: Gokli
Berita Lainnya
Berita Terbaru
Berita tidak ditemukan
