Logo

Cari berita

Cari artikel terbit. Mulai mengetik minimal dua karakter.

Inovasi Pendanaan Hijau Supernova Ecosystem

Oleh: Admin • Dibaca: 0 kali

Jumat, 5 April 2024 09:12 WIB
(Kiri-kanan) Irma Chantily (Konstelasi Accelerator Partner, Supernova Ecosystem); Inez Stefanie (Equatora Capital Partner, Supernova Ecosystem); Bryan Citrasena (Partnership & Communications Consultant, Koalisi Ekonomi Membumi (KEM)); Vitri Sekarsari (Deputy Head Partnership, Communication and Resource Mobilization LTKL); dan Dr. Mahpud Sujai (Praktisi Kebijakan Keuangan Berkelanjutan).
(Kiri-kanan) Irma Chantily (Konstelasi Accelerator Partner, Supernova Ecosystem); Inez Stefanie (Equatora Capital Partner, Supernova Ecosystem); Bryan Citrasena (Partnership & Communications Consultant, Koalisi Ekonomi Membumi (KEM)); Vitri Sekarsari (Deputy Head Partnership, Communication and Resource Mobilization LTKL); dan Dr. Mahpud Sujai (Praktisi Kebijakan Keuangan Berkelanjutan).

BATAMTODAY.COM, Jakarta - Supernova Ecosystem, katalis pendanaan UMKM berkelanjutan, mempertemukan pemerintah, investor, dan pemilik UMKM untuk mempromosikan rantai pasok ramah lingkungan dan berkelanjutan.

Program investasi berbasis restorasi dan konservasi lingkungan ini diprediksi mampu menyerap 7 juta ton CO 2 , menyelamatkan 700 ribu hektar area hutan, dan menciptakan 13.000 lapangan kerja bagi masyarakat adat.

Hal tersebut disampaikan Supernova Ecosystem bersama mitranya Lingkar Temu Kabupaten Lestari (LTKL) dan Koalisi Ekonomi Membumi (KEM) pada Diskusi Media 'Inovasi Instrumen Pendanaan Hijau untuk UMKM Berkelanjutan' di Hotel Ibis Styles, Tanah Abang, Jakarta Pusat, (3/4/2024).

Diskusi Media 'Inovasi Instrumen Pendanaan Hijau untuk UMKM Berkelanjutan' dihadiri Irma Chantily (Konstelasi Accelerator Partner, Supernova Ecosystem); Inez Stefanie (Equatora Capital Partner, Supernova Ecosystem); Bryan Citrasena (Partnership & Communications Consultant, Koalisi Ekonomi Membumi (KEM)); Vitri Sekarsari (Deputy Head Partnership, Communication and Resource Mobilization LTKL); dan Dr. Mahpud Sujai (Praktisi Kebijakan Keuangan Berkelanjutan).

Editor: Gokli

Bagikan:

Berita Lainnya

Belum ada berita lain untuk ditampilkan.

Berita Terbaru

Berita tidak ditemukan