Logo

Cari berita

Cari artikel terbit. Mulai mengetik minimal dua karakter.

Jaga Stok Ayam Broiler, PT Indojaya Agrinusa Lepas 6.000 Ekor per Hari ke Pasar Bintan-Tanjungpinang

Oleh: Admin • Dibaca: 0 kali

Kamis, 18 Desember 2025 15:28 WIB
PT Indojaya Agrinusa melepas sekitar 6.000 ekor ayam broiler per hari ke pasar tradisional di Kabupaten Bintan dan Kota Tanjungpinang. (Foto: Harjo)
PT Indojaya Agrinusa melepas sekitar 6.000 ekor ayam broiler per hari ke pasar tradisional di Kabupaten Bintan dan Kota Tanjungpinang. (Foto: Harjo)

BATAMTODAY.COM, Bintan - PT Indojaya Agrinusa, anak usaha Japfa Comfeed Group, mulai menyalurkan ayam potong ke pasar tradisional di Kabupaten Bintan dan Kota Tanjungpinang sebagai upaya menjaga ketersediaan stok di tengah meningkatnya permintaan masyarakat. Perusahaan melepas sekitar 6.000 ekor ayam broiler per hari sejak Rabu (17/12/2025) hingga akhir tahun 2025.

Ayam yang dipasarkan memiliki bobot rata-rata 0,9 hingga 1,0 kilogram, sesuai standar panen cepat untuk memenuhi kebutuhan pasar. Seluruh ayam tersebut dipasok dari Farm Tirta Madu (TM) III PT Indojaya Agrinusa yang berlokasi di Desa Toapaya Selatan, Kecamatan Toapaya, Kabupaten Bintan.

Kepala Produksi PT Indojaya Agrinusa, Faisal, mengatakan percepatan penyaluran ayam dilakukan sebagai respons atas terbatasnya pasokan ayam broiler dalam beberapa pekan terakhir, seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat.

"Minimal berat ayam yang kami lepas berkisar 0,8 hingga 1 kilogram. Farm TM III ini memang disiapkan untuk mengantisipasi kelangkaan ayam broiler di pasaran. Seharusnya operasional dimulai Januari, namun karena kondisi pasokan, kami percepat untuk menjaga ketersediaan stok," ujar Faisal, saat meninjau keberangkatan ayam, Kamis (18/12/2025).

Faisal menjelaskan, dari total empat kandang yang tersedia di Farm TM III, saat ini perusahaan mengoperasikan dua kandang, masing-masing terdiri dari empat lantai. Setiap lantai memiliki kapasitas sekitar 53 ribu ekor ayam, sehingga total daya tampung mencapai 106 ribu ekor.

Selain itu, PT Indojaya Agrinusa juga melakukan penyisipan sebanyak 8.000 ekor ayam di kandang kemitraan yang tersebar di Kecamatan Gunung Lengkuas dan Teluk Sebong. Langkah tersebut dilakukan untuk memperkuat pasokan ayam potong dari peternak lokal.

"Penyisipan ayam di kandang kemitraan ini kami lakukan untuk memperkuat suplai di tingkat peternak lokal," tutup Faisal.

Dengan percepatan operasional farm dan penambahan suplai tersebut, PT Indojaya Agrinusa berharap kelangkaan ayam broiler di wilayah Bintan dan Tanjungpinang dapat segera teratasi, sehingga harga di pasaran kembali stabil dan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.

Editor: Gokli

Bagikan:

Berita Lainnya

Belum ada berita lain untuk ditampilkan.

Berita Terbaru

Berita tidak ditemukan