Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017
Jangan Terjebak Makanan dengan Topping Sehat
Oleh: Admin • Dibaca: 138 kali
Sabtu, 6 Juli 2013 00:00 WIB
BATAM - Biasanya, wanita akan menghindari makanan manis yang memiliki
jumlah kalori yang tinggi. Ini demi menjaga tubuh tetap langsing. Namun,
wanita justru sering tidak merasa bersalah saat mengkonsumsi makanan
manis yang dilengkapi dengan topping buah atau sayuran.
Sebab, Anda mungkin akan berpikir bahwa irisan buah atau sayur menandakan kalau menu tersebut memiliki kalori sedikit. Bisa dibilang topping sayur dan buah merupakan jebakan. Sebuah penelitian yang dilakukan oleh Forbes dan diterbitkan dalam Journal of Consumer Psychology, meminta responden untuk memperkirakan jumlah kalori pada makanan sehat seperti salad dan makanan dengan dasar yang tidak sehat seperti kue.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa saat topping buah ditambahkan ke sepotong kue, responden memperkirakan bahwa kalori dalam kue adalah 16 persen lebih rendah dibandingkan jika tanpa topping. Hal tersebut, seperti dikutip dari Daily Mail, karena otak berpikir bahwa makanan sehat dapat mengurangi kalori ketika ditambahkan ke makanan yang dapat menyebabkan kegemukan.
Memang dalam penelitian ini, reesponden cenderung meremehkan kandungan kalori dari makanan yang tidak sehat, terutama ketika diberi tambahan makanan yang sehat. Misalnya, saat disajikan Carrot Cake responden akan melihat makanan tersebut sebagai makanan sehat karena mengandung sayuran. Padahal makanan tersebut justru mengandung dua kali karbohidrat dan gram lemak.
Penelitian yang sama juga pernah dilakukan pada 2009. Saat itu, responden diberikan menu restoran seperti kentang goreng, chicken nugget dan kentang panggang.
Menu tersebut dibagi menjadi dua bagian, yang satu diberikan tanpa salad dan yang lainnya diberi tambahan salad. Hasilnya, 33 persen responden memilih menu yang diberi tambahan salad karena dianggap sebagai pilihan yang lebih sehat.
Sumber: viva.co.id
Sebab, Anda mungkin akan berpikir bahwa irisan buah atau sayur menandakan kalau menu tersebut memiliki kalori sedikit. Bisa dibilang topping sayur dan buah merupakan jebakan. Sebuah penelitian yang dilakukan oleh Forbes dan diterbitkan dalam Journal of Consumer Psychology, meminta responden untuk memperkirakan jumlah kalori pada makanan sehat seperti salad dan makanan dengan dasar yang tidak sehat seperti kue.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa saat topping buah ditambahkan ke sepotong kue, responden memperkirakan bahwa kalori dalam kue adalah 16 persen lebih rendah dibandingkan jika tanpa topping. Hal tersebut, seperti dikutip dari Daily Mail, karena otak berpikir bahwa makanan sehat dapat mengurangi kalori ketika ditambahkan ke makanan yang dapat menyebabkan kegemukan.
Memang dalam penelitian ini, reesponden cenderung meremehkan kandungan kalori dari makanan yang tidak sehat, terutama ketika diberi tambahan makanan yang sehat. Misalnya, saat disajikan Carrot Cake responden akan melihat makanan tersebut sebagai makanan sehat karena mengandung sayuran. Padahal makanan tersebut justru mengandung dua kali karbohidrat dan gram lemak.
Penelitian yang sama juga pernah dilakukan pada 2009. Saat itu, responden diberikan menu restoran seperti kentang goreng, chicken nugget dan kentang panggang.
Menu tersebut dibagi menjadi dua bagian, yang satu diberikan tanpa salad dan yang lainnya diberi tambahan salad. Hasilnya, 33 persen responden memilih menu yang diberi tambahan salad karena dianggap sebagai pilihan yang lebih sehat.
Sumber: viva.co.id
Berita Lainnya
Berita Terbaru
Berita tidak ditemukan
