Logo

Cari berita

Cari artikel terbit. Mulai mengetik minimal dua karakter.

Kak Seto Jalani Operasi Katarak, Kini Penglihatan Lebih Jernih

Oleh: Admin • Dibaca: 0 kali

Rabu, 10 Desember 2025 09:08 WIB
Psikolog anak sekaligus tokoh pendidikan nasional, Seto Mulyadi atau Kak Seto. (Istimewa)
Psikolog anak sekaligus tokoh pendidikan nasional, Seto Mulyadi atau Kak Seto. (Istimewa)

Ditinjau oleh Dr. Marsha Rayfa Pintary, SpM

BATAMTODA.COM, Jakarta - Psikolog anak sekaligus tokoh pendidikan nasional, Seto Mulyadi atau Kak Seto, menjalani operasi katarak setelah beberapa waktu merasakan gangguan pada penglihatannya. Prosedur tersebut dilakukan di KMN EyeCare, yang kemudian ia bagikan melalui video testimoni resmi.

Penglihatan Mulai Kabur

Kak Seto mengaku awalnya menyadari adanya perubahan pada kemampuan melihatnya. Aktivitas sehari-hari yang menuntut ketelitian membuatnya semakin peka terhadap kondisi tersebut.

"Tiba-tiba mata jadi kabur. Yang tadinya terang jadi seperti ada buramnya," tuturnya.

Keluhan yang terus muncul akhirnya membuatnya memeriksakan diri ke dokter. Pemeriksaan menunjukkan bahwa ia mengalami katarak, penyakit yang umum dialami terutama pada usia lanjut akibat kekeruhan pada lensa mata.

Pandangan Lebih Terang Usai Operasi

Usai menjalani tindakan medis, Kak Seto merasa penglihatannya kembali membaik. "Saya melihat dunia lebih terang, lebih cerah. Saat keluar ruangan, langit birunya itu jelas sekali," ungkapnya penuh syukur.

Ia berharap pengalaman ini bisa menjadi dorongan bagi masyarakat agar tidak mengabaikan tanda-tanda katarak dan segera berkonsultasi dengan dokter mata. "Dengan penglihatan lebih jelas, saya jadi lebih percaya diri menjalani aktivitas," tambahnya.

Kak Seto juga menyampaikan rasa terima kasihnya karena seluruh proses, mulai dari pemeriksaan hingga operasi, berjalan lancar dan tanpa rasa sakit.

Deteksi Dini Jadi Kunci

Katarak kerap berkembang perlahan sehingga banyak orang baru menyadari kondisinya ketika sudah mengganggu aktivitas. Pemeriksaan mata rutin, terutama bagi masyarakat berusia di atas 50 tahun, menjadi langkah penting agar katarak dapat terdeteksi sejak awal dan ditangani pada waktu yang tepat.

Editor: Gokli

Bagikan:

Berita Lainnya

Belum ada berita lain untuk ditampilkan.

Berita Terbaru

Berita tidak ditemukan