Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017
Kantor Bahasa Kepri Gelar Sosialisasi dan Verifikasi Data Bahasa Negara di Lingga
Oleh: Admin • Dibaca: 0 kali
Kamis, 26 September 2019 14:40 WIB
BATAMTODAY.COM, Lingga - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Badan Pengembangan Bahasa dan Perbukuan Kantor Bahasa Indonesia Kepri menggelar sosialisasi dan verifikasi data pengutamaan bahasa negara di ruang publik Kabupaten Lingga, di Hotel One, Kamis (26/9/2019).
Kepala Kantor Bahasa Kepulauan Riau Zuryetti Muzar mengatakan, sosialisasi dan verifikasi data ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dalam penggunaan bahasa Indonesia di Kabupaten Lingga.
"Karena di sini tugas kita melakukan pembinaan, pengembangan dan pengkajian guna pengayaan kosakata bahasa Indonesia pada ruang publik dan media masa," kata Zuryetti.
Dia mengatakan, kegiatan sosialisasi dan verifikasi data sangat penting sekali agar para peserta yang mengikuti dapat memahami dengan benar cara penulisan.
"Kegiatan yang dilaksanakan hari ini dapat memberikan gambaran kepada para peserta cara penulisan bahasa Indonesia yang baik dan benar, agar tidak menjadi kekeliruan untuk kedepannya," ujarnya
Sementara itu, Staf Ahli Bidang Perikanan Pertanian Kabupaten Lingga Abu Hasyim mengatakan, Pemerintah Kabupaten Lingga sangat mengapresiasi terkait kegiatan sosialisasi dan verifikasi data di Kabupaten Lingga.
"Kegiatan ini sangat penting dalam merawat NKRI dari segi bahasa sebab jika tidak dirawat dan dijaga takutnya suatu hari nanti akan hilang maka itu akan mengancam keselamatan bangsa dan negara," kata Abu.
Menurut Abu, untuk penggunaan bahasa Indonesia di Kepri tidaklah begitu bermasalah. Pasalnya bahasa yang digunakan di Kepri merupakan bahasa melayu yang mana bahasa Indonesia berasal dari bahasa melayu.
"Untuk di kepri tidak begitu menjadi permasalahan karena akar bahasa Indonesia dari bahasa melayu jadi kita tidak terlalu repot ketimbang teman-teman kita dari suku lain," ujarnya
"Alhamduliah ada generasi kita pelajar guru yang akan menjadi perpanjangan tangan mensosialisasikan bagaimana bahasa indonesia agar dapat terus dirawat dan dijaga," tambahnya.
Editor: Dardani
Berita Lainnya
Berita Terbaru
Berita tidak ditemukan
