Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017
Kapal Kayu Misterius Terbakar di Perairan Selat Riau, Kru Hilang Belum Ditemukan
Oleh: Admin • Dibaca: 0 kali
Kamis, 23 Oktober 2025 08:28 WIB
BATAMTODAY.COM, Bintan - Satu unit kapal motor berbahan kayu yang belum diketahui identitasnya terbakar di Perairan Selat Riau, Kamis (23/10/2024) sekitar pukul 04.30 WIB. Hingga kini, nasib awak kapal tersebut masih belum diketahui.
Kepala Pangkalan Penjaga Laut dan Pantai (PLP) Kelas II Tanjunguban, Sugeng Riyono, membenarkan insiden tersebut. Setelah menerima laporan kebakaran kapal, KN Sarotama P.112 dan KN 546 segera dikerahkan menuju lokasi kejadian untuk melakukan pemadaman dan pencarian korban.
"KN Sarotama P.112, saat tiba di lokasi, langsung melakukan upaya pemadaman terhadap kapal yang terbakar," ujar Sugeng.
Selain kapal patroli KN Sarotama, TB Transco Dara juga turut membantu proses pemadaman api. Sementara itu, KN 547 dikerahkan untuk melakukan pengawasan dan pengamanan jalur pelayaran agar kapal lain tidak mendekat ke lokasi kejadian.
Namun, saat proses pemadaman berlangsung, tidak ditemukan satu pun awak kapal di lokasi. Tim PLP kemudian melakukan penyisiran di sekitar perairan dan berkoordinasi dengan kapal-kapal lain melalui radio VHF Chanel 16 guna mencari informasi terkait keberadaan kru kapal.
"Kapal kayu itu mulai terpantau terbakar sekitar pukul 04.30 WIB. Hingga saat ini belum ada informasi mengenai keberadaan awak kapal," jelas Sugeng.
Api akhirnya berhasil dipadamkan, tetapi kapal tersebut tenggelam ke dasar laut Perairan Selat Riau akibat kerusakan parah pada lambung. Dari lokasi kejadian, petugas hanya berhasil mengamankan satu drum berisi bahan bakar jenis Pertamax yang diduga merupakan bagian dari muatan kapal tersebut.
Pihak PLP Tanjunguban masih terus melakukan pencarian terhadap kru kapal yang hilang dan meminta masyarakat, khususnya nelayan di sekitar lokasi, agar melapor jika menemukan tanda-tanda keberadaan mereka.
"Kami telah menginformasikan kepada nelayan di sekitar perairan agar segera menghubungi petugas jika menemukan korban atau serpihan kapal," tutur Sugeng.
Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti kebakaran kapal kayu tersebut masih dalam proses penyelidikan PLP Tanjunguban.
Editor: Gokli
Berita Lainnya
Berita Terbaru
Berita tidak ditemukan
