Logo

Cari berita

Cari artikel terbit. Mulai mengetik minimal dua karakter.

Kapolresta Barelang Beri Keteladanan, Turun Langsung Goro Bersama Warga Botania Garden

Oleh: Admin • Dibaca: 0 kali

Senin, 8 Desember 2025 12:28 WIB
Kapolresta Barelang, Kombes Pol Zainal Arifin, saat gotong royong bersama warga Perumahan Botania Garden, Minggu (7/12/2025). (Foto: Aldy)
Kapolresta Barelang, Kombes Pol Zainal Arifin, saat gotong royong bersama warga Perumahan Botania Garden, Minggu (7/12/2025). (Foto: Aldy)

BATAMTODAY.COM, Batam - Di tengah embun pagi yang belum sepenuhnya mengering, Kapolresta Barelang, Kombes Pol Zaenal Arifin, menunjukkan teladan sederhana namun kuat: memanggul sampah, menyekop puing, dan bergotong royong bersama warga Botania Garden, Minggu (7/12/2025). Sebuah contoh yang jarang, tetapi menghangatkan hati dan layak ditiru semua polisi di Batam.

Pagi itu, cahaya tipis matahari menyelinap melalui pepohonan, mengilapkan embun yang masih menempel di ujung daun. Warga mulai berdatangan membawa sapu, sekop, dan cangkul. Namun lebih dari itu, mereka membawa niat yang sama: membangun kebersamaan.

Sekitar pukul tujuh, deretan baju dinas polisi dan pakaian rumahan warga berpadu dalam satu barisan. Tak ada sekat, tak ada jarak. Tawa kecil mengalun di antara obrolan mengenai sampah, drainase, hingga harapan menjaga lingkungan tetap bersih. Kopi hitam yang mengepul di gelas-gelas sederhana menjadi saksi cairnya suasana pagi itu.

Di teras-teras rumah, aroma kudapan rumahan menautkan percakapan hangat antara warga dan personel Polresta Barelang. Mereka membahas cara mengelola sampah, mendukung program pemerintah, dan merawat budaya gotong royong --modal sosial yang tak pernah lekang.

Beberapa pejabat kepolisian turut hadir, di antaranya Kompol Anak Agung Made Winarta, Wakasat Binmas Iptu Endra, serta personel Polsek Batam Kota. Tokoh masyarakat ikut turun tangan memungut sampah, mengangkut puing, hingga membersihkan halaman masjid yang sebelumnya tertutup sisa bangunan.

Di tengah itu semua, lantunan doa dipanjatkan. Ustadz Tarmin, Imam Masjid Ash-Shafat, menatap ke arah sosok pemimpin kepolisian yang selama ini hanya ia dengar namanya. "Semoga kedatangan Kapolresta membawa berkah bagi kita semua," ujarnya lirih namun sarat syukur.

Tak lama kemudian, halaman masjid berubah menjadi ruang kerja bersama. Polisi dan warga bergerak serempak: menyapu, mengangkat sampah, mengangkut puing, menata kembali lingkungan. Dan di antara mereka, terlihat Kombes Pol Zaenal Arifin ikut berjibaku mengangkat tong sampah, menyekop reruntuhan, tanpa ragu dan tanpa instruksi --sebuah tindakan kecil yang bermakna besar.

"Pagi ini tempatnya doa diijabah," katanya sambil menyeka peluh.

"Lebih dari 40 warga hadir. Kita mulai dengan doa, insyaAllah diijabah. Saya juga bagian dari warga dan sering goro bersama. Dengan kebersamaan, kita jaga Batam tetap aman, tertib, dan bersih," imbuhnya.

Zaenal tak sekadar memberi semangat; ia memberi contoh. Ia menyinggung soal sampah --isu yang kerap memicu keluhan-- dengan nada optimistis. "Kita tak perlu saling menyalahkan. Tak perlu menghujat. Lebih baik kita buktikan bahwa kita bisa memberi solusi. Gotong royong adalah akar budaya Nusantara, tanah Melayu sejak dulu," tagasnya.

Meski kegiatan gotong royong keliling ini bukan agenda rutin, ia menegaskan pentingnya pelestarian kebiasaan tersebut. Pada masa kepemimpinannya, ia berusaha hadir di berbagai permukiman, menyapa warga, bekerja bersama, menciptakan rasa aman melalui tindakan yang sederhana tapi berarti.

Usman, tokoh masyarakat RW 29, menyatakan kebanggaannya. "Semalam saya dapat kabar Pak Kapolresta akan hadir," tuturnya dengan senyum lebar.

"Ini pertama kali kami melihat Kapolresta ikut goro di lingkungan kami. Kami merasa terhormat dan sangat berterima kasih," ucapnya.

Pagi semakin terang, embun menghilang. Tetapi jejak yang ditinggalkan pagi itu tidak. Kebersamaan warga dan polisi di Botania Garden terasa hangat --membangun bukan hanya kebersihan lingkungan, tetapi juga hubungan kemanusiaan yang penuh keindahan, dan sebuah pesan kuat: pemimpin yang baik adalah pemimpin yang turun tangan, bukan sekadar mengarahkan dari kejauhan.

Editor: Gokli

Bagikan:

Berita Lainnya

Belum ada berita lain untuk ditampilkan.

Berita Terbaru

Berita tidak ditemukan