Logo

Cari berita

Cari artikel terbit. Mulai mengetik minimal dua karakter.

Keluarga Berharap Polisi Segera Ungkap Kematian Bela Yudela

Oleh: Admin • Dibaca: 0 kali

Jumat, 19 Desember 2025 17:28 WIB
Korban Bela Yudela Saat Masih hidup. (Foto: Istimewa).
Korban Bela Yudela Saat Masih hidup. (Foto: Istimewa).

BATAMTODAY.COM, Batam - Keluarga Bela Yudela, 22 tahun, wanita yang ditemukan tewas dalam kondisi membusuk di kamar indekos Blok VI, Batu Selicin, Lubukbaja, berharap polisi segera mengungkap kasus kematiannya. Proses otopsi dijadwalkan segera dilakukan di RS Bhayangkara Polda Kepri.

Ria Junai, bibi korban, mengatakan keluarga masih menunggu proses autopsi untuk memastikan penyebab kematian. "Hari ini informasi dari penyidik, diotopsi. Enggak lama lagi akan otopsi," ujar Junai saat ditemui di Polsek Lubukbaja, Jumat (19/12/2025).

Junai menegaskan, keluarga menginginkan pelaku bertanggung jawab sesuai hukum. "Kami berharap pelaku diproses hukum yang berlaku, dan sesuai perbuatan yang dilakukan," katanya dengan suara bergetar.

Selain itu, keluarga berharap jenazah Bela segera dapat dipulangkan ke kampung halaman. "Karena kami mau jenazahnya juga cepat dipulangkan. Keluarga sudah menunggu," ucap Junai.

Bela merupakan anak pertama dari empat bersaudara. Ia merantau ke Batam sejak Agustus 2024, awalnya bekerja di sebuah toko kosmetik sebelum berpindah ke restoran kawasan Windsor. "Awalnya kerja di toko kosmetik, sekarang di resto," tambah Ria.

Penemuan jasad Bela terjadi Kamis (18/12/2025) sore. Warga dan keluarga menemukan korban setelah tidak berhasil dihubungi lebih dari satu hari. Saat dicek, pintu kamar tidak digembok seperti biasanya, hanya diganjal hanger. Aroma busuk sudah tercium sebelum pintu dibuka.

Ketua RW 02/RW 03, Blok VI Batu Selicin, Siswo Waluyo, menceritakan detik-detik penemuan jasad. "Baru mendekat sudah kecium bau busuk. Mereka langsung panik dan melapor ke polisi," ujarnya.

Polisi saat ini masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab kematian dan mengidentifikasi pelaku. Otopsi di RS Bhayangkara Polda Kepri menjadi langkah awal penyidikan.

Editor: Yudha

Bagikan:

Berita Lainnya

Belum ada berita lain untuk ditampilkan.

Berita Terbaru

Berita tidak ditemukan