Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017
Kemendikdasmen Mantapkan Persiapan TKA 2025, Targetkan Penyelenggaraan Inklusif dan Berkeadilan
Oleh: Admin • Dibaca: 0 kali
Selasa, 28 Oktober 2025 11:08 WIB
BATAMTODAY.COM, Jakarta - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melalui Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan (BSKAP) menggelar Rapat Koordinasi Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2025 di Jakarta, Jumat (24/10/2025).
Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memastikan kesiapan teknis dan pemahaman menyeluruh menjelang pelaksanaan TKA jenjang SMA/MA dan SMK/MAK yang dijadwalkan berlangsung pada November mendatang.
Rapat koordinasi diikuti oleh kepala dinas pendidikan provinsi dan kabupaten/kota, unit pelaksana teknis daerah, serta berbagai pemangku kepentingan sektor pendidikan. Tujuannya untuk menyamakan persepsi dan memperkuat koordinasi dalam penyelenggaraan TKA di seluruh Indonesia.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu'ti, menegaskan bahwa pelaksanaan TKA merupakan bentuk nyata komitmen pemerintah dalam menyediakan layanan pendidikan yang bermutu, inklusif, dan berkeadilan, sejalan dengan amanat Sistem Pendidikan Nasional dan visi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.
"TKA adalah bagian dari semangat baru untuk memotivasi para murid, khususnya di tingkat SLTA, agar siap menghadapi masa depan dengan percaya diri," ujar Abdul Mu'ti.
Tahun ini, jumlah peserta TKA jenjang SMA tercatat lebih dari 3,5 juta siswa, atau sekitar 85 persen dari total sasaran nasional. Abdul Mu'ti menekankan bahwa penyelenggaraan TKA berpegang pada prinsip jujur dan menyenangkan. Karena bersifat tidak wajib, ujian ini menjadi ruang bagi siswa yang siap secara mental dan akademik untuk menampilkan kemampuan terbaiknya.
"Kami ingin suasana TKA menjadi pengalaman yang positif, bukan menegangkan. Dengan begitu, hasilnya dapat mencerminkan kemampuan autentik peserta dan menjadi masukan berharga bagi perumusan kebijakan pendidikan," tambahnya.
Sementara itu, Kepala BSKAP, Toni Toharudin, menjelaskan bahwa rapat koordinasi ini memastikan seluruh aspek pelaksanaan TKA berjalan optimal --mulai dari infrastruktur, moda pelaksanaan, hingga administrasi peserta.
Menurut Toni, TKA bukan sekadar ujian, tetapi bagian dari sistem evaluasi pendidikan nasional yang mengukur capaian belajar siswa secara objektif dan setara. "Data hasil TKA akan menjadi bukti empiris penting dalam penyusunan kebijakan, peningkatan mutu pembelajaran, dan memastikan setiap anak memperoleh kesempatan berkembang sesuai potensinya," jelasnya.
Kemendikdasmen juga memastikan penyelenggaraan TKA yang inklusif dan ramah disabilitas dengan menyediakan screen reader untuk peserta tunanetra, soal non-grafik, serta penyesuaian tata letak dan navigasi aplikasi agar mudah digunakan secara mandiri.
Selain itu, disiapkan pula jadwal susulan bagi peserta dengan kondisi khusus, seperti siswa yang sedang PKL, pertukaran pelajar, atau mengikuti kompetisi nasional maupun internasional. "Tidak ada peserta didik yang boleh tertinggal karena kendala administratif atau teknis. Semua anak harus mendapat kesempatan yang sama untuk menunjukkan kemampuannya," tegas Toni.
Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik 2025 menjadi bagian dari komitmen Kemendikdasmen dalam memperkuat ekosistem pendidikan nasional yang berkeadilan, adaptif, dan relevan dengan kebutuhan zaman. Melalui kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, pemerintah optimistis TKA dapat menjadi instrumen strategis untuk memetakan kemampuan peserta didik dan memperkuat arah kebijakan pendidikan yang berpihak pada murid dan mutu pembelajaran di Indonesia.
Editor: Gokli
Berita Lainnya
Berita Terbaru
Berita tidak ditemukan
