Logo

Cari berita

Cari artikel terbit. Mulai mengetik minimal dua karakter.

Kepri Perkuat Digitalisasi Layanan Publik untuk Tingkatkan Daya Saing Daerah

Oleh: Admin • Dibaca: 0 kali

Sabtu, 29 November 2025 11:48 WIB
Penjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Kepri, Luki Zaiman Prawira. (Foto: Aldy)
Penjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Kepri, Luki Zaiman Prawira. (Foto: Aldy)

BATAMTODAY.COM, Batam - Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau menegaskan bahwa digitalisasi layanan publik menjadi strategi utama untuk memperkuat daya saing dan mendorong percepatan pembangunan ekonomi di tengah dinamika global.

Penjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Kepri, Luki Zaiman Prawira, mengatakan pemerintah daerah tengah menyiapkan penguatan sistem digital, khususnya di sektor keuangan dan pelayanan publik. Langkah tersebut dinilai penting untuk menghadirkan layanan yang lebih efisien dan mudah diakses masyarakat.

"Digitalisasi akan memperluas akses layanan, meningkatkan efisiensi pemerintahan, sekaligus mendorong daya saing daerah," ujar Luki seusai menghadiri Pertemuan Tahunan Bank Indonesia (PTBI) 2025 di Ballroom Wyndham Panbil, Batam, Jumat (28/11/2025) malam.

Luki menekankan bahwa transformasi digital bukan sekadar kebutuhan administratif, melainkan fondasi utama bagi pertumbuhan ekonomi berbasis teknologi. Pemerintah Kepri, katanya, juga membuka ruang kolaborasi dengan perusahaan daerah dan sektor swasta untuk memperkuat daya ungkit UMKM di tengah perubahan ekonomi yang cepat.

Kolaborasi Lintas Sektor untuk Percepatan Transformasi Digital

PTBI 2025 dihadiri Deputi Kepala Perwakilan BI Kepri, Ardhienus, pelaku usaha, akademisi, Lembaga Adat Melayu (LAM), UMKM, OPD, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya. Mengusung tema "Tangguh dan Mandiri: Sinergi Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Lebih Tinggi dan Berdaya Tahan", forum tersebut menekankan pentingnya sinergi kebijakan dalam menjaga stabilitas makroekonomi.

Bank Indonesia memastikan kerja sama antara pemerintah pusat, daerah, dan pelaku ekonomi terus diperkuat untuk menciptakan ruang inovasi dan produktivitas yang berkelanjutan.

Luki mengakui bahwa struktur geografis Kepulauan Riau yang tersebar di ribuan pulau menghadirkan tantangan tersendiri dalam membangun infrastruktur layanan publik. Namun, posisi strategis Kepri yang berbatasan dengan beberapa negara dinilai memberikan peluang besar untuk memperkuat konektivitas, perdagangan, dan arus investasi lintas negara.

"Meski memiliki tantangan geografis, kami tetap optimistis pertumbuhan ekonomi Kepri dapat terus terjaga," katanya.

Komitmen Kendalikan Inflasi Sesuai Sasaran Nasional

Pemerintah daerah juga menegaskan komitmen menjaga inflasi tetap berada dalam sasaran nasional 2,5+/-1 persen untuk 2025-2026. Inflasi Kepri pada Oktober tercatat 3,1 persen, naik dari 2,8 persen pada September, dipengaruhi oleh dinamika pasokan kebutuhan pokok.

"Kami terus memastikan inflasi tetap terkendali melalui pengawasan pasokan dan koordinasi lintas instansi," tegas Luki.

Luki menambahkan bahwa melalui percepatan digitalisasi, penguatan ekonomi berbasis teknologi, serta sinergi lintas lembaga, Pemerintah Kepri berharap daya saing daerah terus meningkat dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

"Harapan kami kolaborasi terus terbangun, sehingga daya saing meningkat," tutupnya.

Editor: Gokli

Bagikan:

Berita Lainnya

Belum ada berita lain untuk ditampilkan.

Berita Terbaru

Berita tidak ditemukan