Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017
Kesadaran Pengendara Rendah dan Minim Penerangan Jalan Penyebab Tingginya Laka Lantas di Bintan
Oleh: Admin • Dibaca: 0 kali
Senin, 9 Maret 2015 16:24 WIBBATAMTODAY.COM, Tanjunguban - Kesadaran pengendara kendaraan yang masih rendah serta minimnya rambu-rambu lalu lintas disebut sebagai penyebab tingginya kualitas kecelakaan lalu lintas (laka lantas) di Kabupaten Bintan. Secara kuantitas laka lantas di Bintan belum tergolong tinggi, namun secara kualitas persentasenya sangat tinggi.
"Hal ini setelah melihat banyaknya terjadi laka lantas yang mengakibatkan hilangnya nyawa di jalan raya," papar Kapolres Bintan, Ajun Komisaris Besar Polisi Kristiaji, kepada BATAMTODAY.COM di Tanjunguban, Senin (9/3/2015).
Kristiaji menjelaskan, dari banyaknya laka lantas tersebut, salah satunya disebabkan karena kelalaian dari atau kurangnya kesadaran pengemudi dalam menaati peraturan lalu lintas.
Selain itu, orang tua juga terlalu gampang mengizinkan anaknya yang belum dewasa untuk memakai kendaraan. Di samping itu, minimnya pengetahuan masyarakat tentang pentingnya alat keselamatan saat berkendaraan hingga saat terjadi kecelakaan, langsung fatal karena tidak ada pelindung atau safety.
"Ada yang justru anak masih sekolah dasar (SD) sudah diizinkan menggunakan kendaraan bermotor dan hal tersebut dianggap justru membantu peran orang tua tanpa mempertimbangkan keselamatan anak yang secara emosional belum stabil," imbuhnya.
Sementara itu masalah minimnya rambu-rambu lalu lintas, yang paling minim masalah lampu penerangan di jalan raya. Hingga sampai saat ini, katanya, sebagain jalan di Bintan masih gelap saat malam hari.
"Kita berharap pemerintah daerah bisa memberikan perhatian guna menekan angka laka lantas yang sampai saat ini masih menjadi 'momok' dan selalu menghantui pengendara," ujarnya. (*)
Editor: Roelan
"Hal ini setelah melihat banyaknya terjadi laka lantas yang mengakibatkan hilangnya nyawa di jalan raya," papar Kapolres Bintan, Ajun Komisaris Besar Polisi Kristiaji, kepada BATAMTODAY.COM di Tanjunguban, Senin (9/3/2015).
Kristiaji menjelaskan, dari banyaknya laka lantas tersebut, salah satunya disebabkan karena kelalaian dari atau kurangnya kesadaran pengemudi dalam menaati peraturan lalu lintas.
Selain itu, orang tua juga terlalu gampang mengizinkan anaknya yang belum dewasa untuk memakai kendaraan. Di samping itu, minimnya pengetahuan masyarakat tentang pentingnya alat keselamatan saat berkendaraan hingga saat terjadi kecelakaan, langsung fatal karena tidak ada pelindung atau safety.
"Ada yang justru anak masih sekolah dasar (SD) sudah diizinkan menggunakan kendaraan bermotor dan hal tersebut dianggap justru membantu peran orang tua tanpa mempertimbangkan keselamatan anak yang secara emosional belum stabil," imbuhnya.
Sementara itu masalah minimnya rambu-rambu lalu lintas, yang paling minim masalah lampu penerangan di jalan raya. Hingga sampai saat ini, katanya, sebagain jalan di Bintan masih gelap saat malam hari.
"Kita berharap pemerintah daerah bisa memberikan perhatian guna menekan angka laka lantas yang sampai saat ini masih menjadi 'momok' dan selalu menghantui pengendara," ujarnya. (*)
Editor: Roelan
Berita Lainnya
Berita Terbaru
Berita tidak ditemukan
