Logo

Cari berita

Cari artikel terbit. Mulai mengetik minimal dua karakter.

Kian Meresahkan, Ini Sejumlah Serangan Buaya di Kabupaten Lingga

Oleh: Admin • Dibaca: 0 kali

Selasa, 15 Mei 2018 15:52 WIB
Potongan tubuh Azman disemayamkan di rumah duka. (Foto: Bayu)
Potongan tubuh Azman disemayamkan di rumah duka. (Foto: Bayu)

BATAMTODAY.COM, Lingga - Serangan buaya terhadap manusia di Kabupaten Lingga kian merasahkan. Sudah banyak warga yang jadi korban.

Berdasarkan catatan BATAMTODAY.COM, sedikitnya ada 6 serangan buaya yang terjadi di Kabupaten Lingga dan telah merenggut beberapa nyawa warga.

Pertama, pada Senin (27/1/2014) pukul 22.30 WIB, seorang nelayan bernama Awang dan rekannya Budin asal Desa Sungai Pinang, Kecamatan Lingga Timur diterkam buaya saat berada diatas perahu sampan. Beruntung masih selamat. Namun akibat dari serangan itu, Budin mengalami trauma ringan sedangkan Awang mengalami luka sobek dengan kedalaman 1,5 cm dan panjang jahitan sekitar 11 cm.

Peristiwa kedua pada Minggu (8/6/2014) sekitar pukul 22.00 WIB, warga bernama Anas (35) warga Kampung Malar, Desa Mepar, Kecamatan Lingga diterkam dan diseret buaya saat memuat kayu.

Anas ditemukan selamat di hutan bakau dengan kondisi luka robek di bagian kepala belakang, rahang sebelah kanan, dan rusuk sebelah kiri. Bahkan, pada bagian kaki terlihat bekas gigitan buaya.

Ketiga, anak Suku Laut meregang nyawa setelah diterkam buaya. Seorang anak warga Suku Laut yang menetap di Desa Kelumu, Kecamatan Lingga harus meregang nyawa setelah diterkam buaya ketika sedang bermain di Sungai Setajam, Sabtu (9/5/2015). Setelah diterkam hewan predator itu, anak yang masih berusia sekitar 8 tahun itu menghilang dengan seketika.

Keempat, Minggu (31/8/2015) lalu, Sapet (60) salah seorang ibu rumah tangga yang merupakan warga Kampung Pahang, Kelurahan Daik, Kecamatan Lingga diserang buaya saat mencuci tikar. Ia mengalami luka di pinggul.

Kelima, Mujiono (29), warga Desa Kerandin Kecamatan Lingga Timur diterkam buaya saat memasang perangkap kepiting sekitar pukul 16.30 WIB, Rabu (31/1/2018). Korban diterkam saat berada diatas sampan, dan dibanting ke dalam air. Dalam kondisi tersebut korban mengaku tidak mengetahui apa-apa dan bahkan tidak dapat melakukan perlawanan.

Namun, beruntung dirinya bisa lolos dari cengkeraman buaya tersebut dan berenang menghampiri tebing sungai.

Peristiwa serangan buaya keenam pada Sabtu (12/5/2918). Azman (49) menghilang seketika, saat menampung air dibelakang rumahnya yang berada di RT 07/RW 01 Desa Mepar, Kecamatan Lingga. Saat ini Azman dinyatakan meninggal dunia dan hanya ditemukan potongan tubuhnya saja.

Editor: Yudha

Bagikan:

Berita Lainnya

Belum ada berita lain untuk ditampilkan.

Berita Terbaru

Berita tidak ditemukan