Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017
Komdigi Genjot Pembentukan AI Talent Factory, Targetkan 12 Juta Talenta Digital 2030
Oleh: Admin • Dibaca: 0 kali
Selasa, 22 Juli 2025 11:28 WIB
BATAMTODAY.COM, Depok - Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) mempercepat pengembangan ekosistem kecerdasan artifisial (AI) nasional dengan meluncurkan Program Unggulan AI Talent Factory.
Langkah ini menjadi bagian strategis dalam upaya mencetak 12 juta talenta digital menuju kedaulatan teknologi Indonesia di era pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Wakil Menteri Komdigi, Nezar Patria, menekankan pembangunan sumber daya manusia unggul di bidang teknologi merupakan prioritas nasional sesuai dengan visi besar Asta Cita. Hal itu ia sampaikan dalam acara Datathon 2025 di Universitas Indonesia, Depok, Jawa Barat, Sabtu (19/7/2025).
"Yang kita lakukan adalah memperkuat kolaborasi antara pemerintah, pelaku industri, perguruan tinggi, dan komunitas dalam rangka membentuk ekosistem talenta digital Indonesia," kata Nezar di hadapan peserta Datathon, demikian dikutip laman Komdigi.
Menurut Nezar, kebutuhan talenta digital Indonesia diperkirakan mencapai 12 juta orang pada tahun 2030, sementara saat ini baru tersedia sekitar 9,3 juta. Untuk menutup kekurangan sekitar 3 juta orang, pemerintah tengah memfinalisasi peluncuran AI Talent Factory sebagai pusat pengembangan talenta digital yang berbasis riset dan kebutuhan industri.
"AI Talent Factory ini dirancang sebagai AI hub yang menghubungkan talenta digital dengan kebutuhan sektor industri serta menyasar penyelesaian persoalan di berbagai bidang dengan penerapan AI," jelasnya.
Program ini akan mendorong keterlibatan langsung para peserta dalam proyek strategis nasional, seperti sektor kesehatan, pendidikan, layanan keuangan, pertanian, serta sektor prioritas lainnya.
Dalam lima tahun terakhir, Kementerian Komdigi telah menjalankan beberapa program pengembangan sumber daya manusia digital, antara lain Digital Talent Scholarship dan Digital Leadership Academy. Menurut Nezar, AI Talent Factory merupakan bentuk akselerasi lanjutan yang akan memperkuat fondasi program-program tersebut.
"Kami sudah melakukan upskilling secara masif dalam lima tahun terakhir. Sekarang, AI Talent Factory sedang kami kebut agar dalam tiga bulan ini bisa rampung," ujarnya.
Lebih jauh, Nezar menegaskan bahwa kecukupan talenta digital akan berdampak signifikan pada pertumbuhan ekonomi digital nasional, terlebih karena saat ini Indonesia menyumbang 40 persen dari total ekonomi digital di kawasan ASEAN.
"Kalau target 12 juta ini tercapai, kita bisa mengoptimalkan penggunaan AI dan memperbesar dampaknya terhadap ekonomi nasional. AI adalah bagian penting dari ekosistem digital yang sedang dibangun pemerintah," tegasnya.
Selain menyiapkan SDM, Kementerian Komdigi juga merancang kebijakan untuk memperkuat infrastruktur dan regulasi yang mendukung pengembangan AI. Hal ini mencakup penyusunan Peta Jalan AI Nasional dan rencana penerbitan Peraturan Presiden guna mendukung adopsi teknologi AI secara luas di berbagai sektor.
"Pemerintah tengah menyiapkan kerangka hukum yang memungkinkan AI dikembangkan dan digunakan secara luas, melalui peta jalan nasional dan regulasi tingkat presiden," pungkas Nezar.
Editor: Gokli
Berita Lainnya
Berita Terbaru
Berita tidak ditemukan
