Logo

Cari berita

Cari artikel terbit. Mulai mengetik minimal dua karakter.

Lapas Kelas IIA Batam Gelar Natal Oikumene, Tekankan Pemulihan dan Harapan bagi Warga Binaan

Oleh: Admin • Dibaca: 0 kali

Senin, 22 Desember 2025 11:08 WIB
Perayaan Natal Oikumene Keluarga Besar Lapas Batam dengan khidmat dan penuh sukacita di Aula Sahardjo Lapas Batam, Sabtu (20/12/2025). (Foto: Istimewa)
Perayaan Natal Oikumene Keluarga Besar Lapas Batam dengan khidmat dan penuh sukacita di Aula Sahardjo Lapas Batam, Sabtu (20/12/2025). (Foto: Istimewa)

BATAMTODAY.COM, Batam - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Batam menyelenggarakan Perayaan Natal Oikumene Keluarga Besar Lapas Batam dengan khidmat dan penuh sukacita di Aula Sahardjo Lapas Batam, Sabtu (20/12/2025). Kegiatan ini menjadi sarana penguatan spiritual bagi petugas dan warga binaan pemasyarakatan.

Perayaan Natal tahun ini mengusung tema "Dari Luka Menjadi Berkat" yang terinspirasi dari Mazmur 147:3, "Ia menyembuhkan orang-orang yang patah hati dan membalut luka-luka mereka". Tema tersebut diperdalam melalui subtema "Melalui Perayaan Natal Keluarga Besar Lapas Batam, Biarlah Kasih Kristus yang Membawa Pemulihan dan Harapan Baru bagi Kita".

Tema tersebut menjadi refleksi bersama, khususnya bagi warga binaan pemasyarakatan, bahwa setiap luka, kesalahan, dan pergumulan hidup dapat dipulihkan melalui kasih Tuhan serta proses pembinaan yang dijalani dengan kesungguhan.

Kepala Lapas Kelas IIA Batam, Yosafat Rizanto, menyampaikan bahwa Perayaan Natal Oikumene tidak hanya dimaknai sebagai peringatan kelahiran Yesus Kristus, tetapi juga sebagai momentum spiritual untuk menumbuhkan pengharapan, memperkuat iman, serta membangun tekad perubahan ke arah yang lebih baik.

"Tema Dari Luka Menjadi Berkat mengajarkan kita bahwa tidak ada masa lalu yang terlalu kelam untuk dipulihkan. Kasih Kristus hadir membawa pengampunan, kekuatan, dan harapan baru, baik bagi petugas maupun warga binaan dalam menjalani proses pembinaan," ujar Yosafat.

Ibadah Natal dipimpin secara oikumene oleh pendeta dan pastor yang menjadi mitra pembinaan kepribadian Lapas Batam. Rangkaian ibadah diisi dengan puji-pujian, pembacaan firman Tuhan, doa bersama, serta renungan Natal yang menekankan makna pemulihan, kasih tanpa syarat, dan semangat untuk bangkit menata masa depan.

Perayaan Natal Oikumene ini diikuti oleh warga binaan pemasyarakatan beragama Kristen dan Katolik, jajaran petugas Lapas Batam, serta para rohaniwan dari gereja mitra pelayanan. Seluruh kegiatan berlangsung dengan tertib, aman, dan penuh kekhusyukan.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan melalui Lapas Batam dalam memenuhi hak beribadah warga binaan serta mendukung pembinaan kepribadian berbasis spiritual. Diharapkan, nilai-nilai Natal yang dihayati mampu menjadi bekal moral dan rohani bagi warga binaan untuk menjalani kehidupan yang lebih baik setelah kembali ke tengah masyarakat.

Editor: Gokli

Bagikan:

Berita Lainnya

Belum ada berita lain untuk ditampilkan.

Berita Terbaru

Berita tidak ditemukan