Logo

Cari berita

Cari artikel terbit. Mulai mengetik minimal dua karakter.

Lapas Tanjungpinang Ikuti Penguatan Pengendalian Gratifikasi Bersama KPK dan Itjen Kemenimipas

Oleh: Admin • Dibaca: 0 kali

Rabu, 16 Juli 2025 17:08 WIB
Tapas Tanjungpinang ikuti kegiatan Penguatan Pengendalian Gratifikasi yang diselenggarakan secara daring oleh KPK dan Irjen Kemenimipas. (Foto: Istimewa)
Tapas Tanjungpinang ikuti kegiatan Penguatan Pengendalian Gratifikasi yang diselenggarakan secara daring oleh KPK dan Irjen Kemenimipas. (Foto: Istimewa)

BATAMTODAY.COM, Tanjungpinang - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Tanjungpinang turut serta dalam kegiatan Penguatan Pengendalian Gratifikasi yang diselenggarakan secara daring oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bekerja sama dengan Inspektorat Jenderal Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas), Rabu (16/7/2025).

Kegiatan yang diikuti secara virtual melalui aplikasi Zoom ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman serta menyusun pedoman pengendalian gratifikasi secara sistematis di lingkungan Kemenimipas. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bagian dari strategi jangka panjang dalam memperkuat budaya integritas di seluruh jajaran instansi keimigrasian dan pemasyarakatan.

Dalam pemaparannya, narasumber dari KPK menjelaskan berbagai strategi dan pendekatan yang dapat diterapkan guna mencegah gratifikasi, termasuk pentingnya harmonisasi kebijakan internal dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Penegasan diberikan terhadap urgensi peran pimpinan unit kerja dalam mengawal implementasi pengendalian gratifikasi secara menyeluruh dan konsisten.

Tak hanya itu, diskusi juga menyoroti berbagai potensi risiko gratifikasi di sektor keimigrasian dan pemasyarakatan, terutama dalam pelayanan administrasi, pengurusan hak-hak warga binaan, hubungan dengan pihak eksternal, hingga proses promosi jabatan. Materi ini diharapkan mampu membuka wawasan peserta terhadap bentuk-bentuk gratifikasi yang kerap terjadi di lingkungan kerja.

Kegiatan ini mendapat respons positif dari seluruh peserta, termasuk jajaran Lapas Kelas IIA Tanjungpinang. Kepala Lapas, Untung Cahyo Sidharto, menyampaikan bahwa partisipasi ini mencerminkan komitmen pihaknya dalam mendukung pembangunan zona integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).

"Melalui kegiatan ini, kami semakin memahami pentingnya pengendalian gratifikasi bukan hanya sebagai kewajiban, tapi sebagai bagian dari budaya kerja yang bersih dan profesional. Ini akan terus kami terapkan dalam pelayanan pemasyarakatan sehari-hari," ujar Untung.

Dengan keikutsertaan dalam kegiatan ini, Lapas Kelas IIA Tanjungpinang mempertegas langkah nyata dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, serta bebas dari praktik korupsi demi pelayanan publik yang lebih bermartabat dan bermanfaat untuk masyarakat.

Editor: Yudha

Bagikan:

Berita Lainnya

Belum ada berita lain untuk ditampilkan.

Berita Terbaru

Berita tidak ditemukan