Logo

Cari berita

Cari artikel terbit. Mulai mengetik minimal dua karakter.

Lingga Gandeng KPKNL Batam Nilai Aset Milik Daerah

Oleh: Admin • Dibaca: 0 kali

Rabu, 7 Agustus 2019 16:53 WIB
Kepala Bidang Aset Daerah BPKAD Lingga (Merah) saat menemui Kepala KPKNL Batam. (Foto: Bayu)
Kepala Bidang Aset Daerah BPKAD Lingga (Merah) saat menemui Kepala KPKNL Batam. (Foto: Bayu)

BATAMTODAY.COM, Lingga - Pemerintah Kabupaten Lingga melalui Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) kembali menjalin kerjasama dengan Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) yang berada di Kota Batam, Rabu (7/6/2019).

Kerjasama dalam upaya untuk mendapatkan penilaian wajar atas aset maupun barang yang dikuasai oleh Pemkab. Kerjasama itu telah dilakukan pada tahun 2016, 2017 dan 2018 lalu.

Menurut Kepala BPKAD Lingga melalui Kepala Bidang Aset, Harpiandi ada lebih kurang 15 aset tanah yang telah dilaporkan kepada KPKNL untuk dinilai. Aset ini diterima pemkab melalui perangkat daerah yang ada.

"Ada 15 aset yang kita ajukan, yakni diantaranya tanah kantor Camat Katang Bidare, Temiang Pesisir, Bakong Serumpun dan beberapa objek tanah lainnya yang baru diterima dari perolehan hibah masyarakat yang akan dilakukan penilaian," ujar Harpiandi kepada BATAMTODAY.COM.

Permohonan pengajuan kata Harpiandi diajukan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Lingga melalui Kabid Aset Daerah dan disambut baik oleh Kepala kantor KPKNL Batam, Sumarsono.

Ia berharap dengan adanya kerjasama ini dapat memberikan hasil yang positif untuk Lingga dalam memperoleh penilaian Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) pada Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) berikutnya.

Sementara, Kepala KPKNL Batam, Sumarsono memberikan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada Lingga yang telah mempercayakan KPKNL dalam melakukan penilaian barang milik daerah.

Namun ia mengaku permohonan ini akan dipetakan dulu mengingat ada beberapa permohonan Kabupaten/Kota lain serta adanya revaluasi Barang Milik Negara (BMN) yang harus diselesaikan.

Editor: Yudha

Bagikan:

Berita Lainnya

Belum ada berita lain untuk ditampilkan.

Berita Terbaru

Berita tidak ditemukan