Logo

Cari berita

Cari artikel terbit. Mulai mengetik minimal dua karakter.

Lurah Daik dan Tim DPKP Lingga Basmi Ulat Bulu yang Serang Rumah Warga

Oleh: Admin • Dibaca: 0 kali

Selasa, 15 Januari 2019 09:04 WIB
Salah seorang Tim Pembasmi Hama dari DKPK Lingga saat menanggulangi serangan ulat bulu di Kampung Melukap, Senin (14/1/2019). (Foto: Bayu Yiyandi)
Salah seorang Tim Pembasmi Hama dari DKPK Lingga saat menanggulangi serangan ulat bulu di Kampung Melukap, Senin (14/1/2019). (Foto: Bayu Yiyandi)

BATAMTODAY.COM, Daiklingga - Pihak Kelurahan Daik bersama tim dari Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Lingga melakukan pembasmian terhadap ribuan ulat bulu yang menyerang sejumlah rumah warga di Kampung Melukap, Senin (14/1/2019).

Ulat bulu tersebut dibasmi dengan cairan kimia oleh tim dan akhirnya mati. Namun demikian pembasmian akan terus berlanjut melihat perkembangan biakan dari ulat tersebut.

"Tadi kita langsung terjun karena ada laporan warga dan kita juga bawa tim dari DKPP. Sudah disemprot dan alhamdulillah dapat teratasi. Ada 3 rumah warga yang diserang," ujar Lurah Daik, Aryanto saat dihubungi BATAMTODAY.COM, Senin.

Awalnya ulat bulu ini berada di pepohonan bakau di halaman rumah warga. Namun akibat faktor angin dan hujan, perkembangan ulat merambat hingga masuk ke rumah.

Menurut salah satu anggota pembasmi hama dari DKPP menjelaskan, ulat bulu tersebut berasal dari pohon bakau jenis api-api (Avicennia Marina) dan bakau jenis Perepat atau pidada putih (Sonneratia Alba).

Kedua tanaman jenis bakau ini (api-api dan perepat) merupakan tempat paling potensial untuk bersarangnya jenis ulat bulu tertentu. Ditambah rumah warga ini berada di antaranya.

"Di sini kami hanya bisa melokalisir penyebaran ulat bulu jangan sampai merayap kembali ke dalam rumah. Untuk penanganan lanjutan adalah dengan memotong pohon bakau yang menjadi sarang ulat tersebut dan menyemprotkan cairan pembasmi hama secara intensif agar tidak lagi berkembang biak," ungkap salah seorang tim pembasmi itu.

Sebelumnya, Mala, salah seorang warga yang rumahnya terkena dampak penyebaran ribuan ulat bulu mengaku resah dan takut. Sebab jika mengenai kulit, bulu dari ulat tersebut akan menyebabkan gatal.

"Kami sekeluarga terkena hingga merasakan gatal yang luar biasa, sehingga harus berobat ke dokter," ujarnya.

Editor: Gokli

Bagikan:

Berita Lainnya

Belum ada berita lain untuk ditampilkan.

Berita Terbaru

Berita tidak ditemukan