Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017
Macet Panjang di Tembesi, Puluhan Karyawan Kawasan Panbil Terpaksa Jalan Kaki
Oleh: Admin • Dibaca: 0 kali
Rabu, 26 November 2014 00:00 WIB
BATAMTODAY.COM, Batam - Puluhan karyawati yang bekerja di perusahan di kawasan Mukakuning terpaksa berjalan kaki sampai Top 100 Tembesi, akibat kemacetan panjang di daerah Tembesi, Rabu(26/11/2014) petang.
Pantauan BATAMTODAY.COM, kemacetan di mulai dari Mukakuninh hingga SP Plaza, kendaraan roda dua maupun roda empat terpaksa memutar balik, bahkan ada sebagian yang menerobos jalur kanan untuk menghindari macet tersebut.
Sementara, puluhan pekerja di kawasan Panbil dan Mukakuning yang tunggal di daerah sekitar Sagulung dan Batuaji, terpaksa berjalan kaki karena tidak ada angkot yang lalu lalang.
"Terpaksa jalan kaki, Bang. Nggak ada angkot. Mungkin karena macet di sana kali, hampir semua jalan kaki, kecuali yang ada motor atau ada jemputan, yaa pulang duluan," kata Rasti, salah satu karyawan yang bekerja di kawasan Panbil yang tinggal di daerah SP Plaza yang berjalan kaki.
Hingga pukul 18.30 WIB, kemacetan masih berlangsung. Terlihat juga belasan anggota kepolisian yang mencoba mengatur arus lalu lintas tersebut untuk mengurai kemacetan. (*)
Editor: Roelan
Pantauan BATAMTODAY.COM, kemacetan di mulai dari Mukakuninh hingga SP Plaza, kendaraan roda dua maupun roda empat terpaksa memutar balik, bahkan ada sebagian yang menerobos jalur kanan untuk menghindari macet tersebut.
Sementara, puluhan pekerja di kawasan Panbil dan Mukakuning yang tunggal di daerah sekitar Sagulung dan Batuaji, terpaksa berjalan kaki karena tidak ada angkot yang lalu lalang.
"Terpaksa jalan kaki, Bang. Nggak ada angkot. Mungkin karena macet di sana kali, hampir semua jalan kaki, kecuali yang ada motor atau ada jemputan, yaa pulang duluan," kata Rasti, salah satu karyawan yang bekerja di kawasan Panbil yang tinggal di daerah SP Plaza yang berjalan kaki.
Hingga pukul 18.30 WIB, kemacetan masih berlangsung. Terlihat juga belasan anggota kepolisian yang mencoba mengatur arus lalu lintas tersebut untuk mengurai kemacetan. (*)
Editor: Roelan
Berita Lainnya
Berita Terbaru
Berita tidak ditemukan
