Logo

Cari berita

Cari artikel terbit. Mulai mengetik minimal dua karakter.

Masalah Penyaluran BBM di Lingga, Distrawandy: Solar Ini Urat Nadinya Nelayan

Oleh: Admin • Dibaca: 0 kali

Jumat, 6 September 2019 13:40 WIB
Aktivis nelayan Lingga, Distrawandy. (Foto: Wandy)
Aktivis nelayan Lingga, Distrawandy. (Foto: Wandy)

BATAMTODAY.COM, Lingga - Dalam rapat yang digelar oleh Pemerintah Kabupaten Lingga terkait pengaturan pendistribusian Bahan Bakar Minyak (BBM), aktivis nelayan, Distrawandy meminta Pemerintah Daerah serius menangani permasalahan tersebut.

"Kita minta pemerintah serius menangani permasalahan ini. Karena ini merupakan permasalahan yang terus berlarut-larut. Sebab hampir 13 ribu nelayan di Kabupaten Lingga ini membutuhkan BBM jenis solar karena itulah yang menjadi urat nadinya para nelayan," kata Distrawandy saat diwawancarai, Jumat (6/9/2019).

Ia menuturkan, permasalahan minyak ini sudah bertahun-tahun dan selalu dengan pernyataan tidak mencukupi kuota sehingga yang dirugikan nelayan karena harus membeli ke pelaku usaha dengan harga tinggi.

"Sementara untuk kuota nelayan sudah ada payung hukumnya hingga saat ini pun pemerintah belum pernah mancabut kuota tersebut. Maka saya tegaskan akan perjuangkan hak-hak nelayan," tegasnya.

Masih kata dia, pihaknya memahami ketika terjadi angin teduh di laut sehingga mengalami kelangkaan minyak. "Namun saat ini kan musim angin kencang masak ia minyak masih harus langka," tukasnya.

Meski demikan pihak Dinas Perikanan Kabupaten Lingga tetap melakukan pengajuan rekom berulang-ulang kali namun minyak yang didapat oleh nelayan tidak pernah 100 persen bahkan hanya beberapa persen saja yang sampai ke yang berhak menerima.

"Sementara dari penyalur menyatakan bahwa pihaknya telah memberi sesuai dengan barang stok yang ada. Namun nelayan yang merasakan tidak pernah sampai 100 persen maka ini menjadi persoalan. Sehingga kita minta pemerintah serius dalam menyelesaikan permasalahan ini," katanya.

Editor: Gokli

Bagikan:

Berita Lainnya

Belum ada berita lain untuk ditampilkan.

Berita Terbaru

Berita tidak ditemukan